Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Koster Minta Kader PDIP Waspadai Alih Fungsi Lahan Ancam Ketahanan Pangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Alun-alun Gianyar dipenuhi lautan merah saat ratusan pengurus PAC, ranting hingga anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Gianyar resmi dikukuhkan, Minggu (29/3/2026). Dalam momentum tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali sekaligus Gubernur Bali, I Wayan Koster, menyampaikan arahan strategis kepada seluruh kader.
Dalam orasinya, Koster menekankan pentingnya kesadaran ideologis bahwa partai merupakan hasil perjuangan panjang para pendahulu, bukan sekadar alat politik praktis.
“Apa yang kita nikmati sekarang bukan semata hasil kerja generasi saat ini, tetapi merupakan rangkaian sejarah panjang yang penuh pengorbanan untuk menjaga eksistensi partai,” tegasnya.
Selain memperkuat ideologi, Koster juga menuntut kader untuk meningkatkan profesionalisme organisasi. Ia meminta seluruh kader memahami aturan partai, disiplin dalam berorganisasi, serta mampu menjalankan pendidikan politik yang baik di tengah masyarakat.
“Partai harus adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu berinteraksi dengan generasi muda, serta mengelola media sosial dengan baik untuk memperkuat citra positif partai,” ujarnya.
Koster juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal dengan menolak munculnya faksi-faksi yang berpotensi memecah belah partai. Menurutnya, kader harus menjadi pemersatu, bukan sumber konflik.
Di sisi lain, ia menegaskan standar moral yang harus dijaga oleh seluruh kader. Praktik korupsi, penyalahgunaan narkoba, perjudian, hingga perilaku yang merusak citra partai disebut tidak dapat ditoleransi.
“Kader harus tampil sederhana, tidak sombong, tidak rakus, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegas Koster.
Sebagai pemimpin daerah, Koster juga mendorong kader untuk aktif menjaga identitas budaya Bali, mulai dari adat, tradisi, seni, hingga penggunaan bahasa Bali sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis kearifan lokal.
“Kita harus menjadi pelaku utama dalam mendorong penggunaan produk lokal Bali untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Sorotan utama juga diarahkan pada isu lingkungan dan ketahanan pangan. Koster secara tegas meminta kader untuk lebih peka terhadap ancaman alih fungsi lahan yang dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan pangan di Bali.
“Pantai tidak boleh dikuasai pihak tertentu atas nama investasi. Ini ruang publik yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Arahan ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan ideologi, disiplin kader, serta kepedulian terhadap lingkungan dan ruang publik menjadi prioritas utama dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3760 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1699 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang