Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
Kutu Busuk Menyerang, British Airways Minta Maaf
Senin, 23 Oktober 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, London. Maskapai penerbangan Inggris British Airways menyampaikan permintaan maaf kepada sebuah keluarga Kanada yang digigiti kutu busuk dalam sebuah penerbangan malam.
Mengutip BBC, Heather Szilagyi terbang dari Vancouver ke London bersama anak perempuannya yang berumur delapan tahun dan tunangannya, awal bulan ini. Ia menemukan kutu busuk dan melaporkannya kepada awak kabin.
[pilihan-redaksi]
Namun, awak kabin mengatakan bahwa dia tidak dapat mengganti tempat duduk mereka.
Pada pagi harinya, dalam pengakuan Szilagyi, dia dan putrinya terbangun dengan badan penuh bekas gigitan serangga.
British Airways kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga tersebut.
"Kami telah menghubungi pelanggan kami untuk meminta maaf dan melakukan penyelidikan lebih lanjut," kata pernyataan perwakilan maskapai penerbangan itu.
"British Airways mengoperasikan lebih dari 280.000 penerbangan setiap tahun, dan laporan tentang adanya kutu busuk di pesawat, luar biasa langka."
"Meski begitu, kami menerapkan kewaspadaan dan terus memantau pesawat-pesawat kami," lanjut British Airways.
Szilagvi mengatakan bahwa sebagai orang yang pernah bekerja di industri perhotelan, dia dengan mudah melihat sejumlah kutu busuk di kursi di depannya saat penerbangan.
Dia mengatakan bahwa dia telah memberi tahu awak kabin, namun mendapat jawaban bahwa tidak ada yang bisa dilakukan.
"Dia berkata kira-kira, 'Oh, maaf, penrbangannya penuh. Kami tidak punya tempat lain untuk memindahkan Anda'," kata Szilagyi kepada stasiun televisi CTV Vancouver.
Begitu mereka mendarat, kata Szilagvi, dia dan putrinya penuh gigitan serangga. Dia menelepon layanan pelanggan untuk mengabarkan akan masalah tersebut dan meminta agar mereka dtempatkan dalam pesawat lain saat penerbangan pulang nanti.
Namun, upayanya untuk menelpon layanan pelanggan gagal, sehingga dia memasang foto bekas-bekas gigitan itu di Twitter.
Perusahaan penrbangan kemudian menghubunginya untuk meminta maaf, dan menjanjikan untuk meningkatkan tempat mereka ke kelas bisnis dlam penerbangan pulang.
"Kami tidak meminta pengembalian uang. Yang kami minta hanyalah penerbangan ulang dengan pesawat yang berbeda. Kami ingin memastikan bahwa pesawatnya tidak sama dengan yang kami tumpangi dulu, dan agar pesawat yang dipenuhi kutu busuk itu dibersihkan," kata Szilagvi kepada CTV. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1100 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 869 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 692 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 643 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026