Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 19 Mei 2026
Lomba Kuliner PKB Tabanan, Penilaian Tekankan Masakan Semua Kalangan
Minggu, 3 Juni 2018,
17:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Dalam Lomba Kuliner yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan dalam rangka kegiatan Pesta Kesenian Bali (PKB) Kabupaten Tabanan penilaian lomba menekankan masakan yang tidak terlalu pedas karena harus bisa dinikmati semua kalangan.
[pilihan-redaksi]
Wakil Ketua TP PKK Tabanan Nyonya Putriningsih Wirna, yang juga selaku juri mengatakan meski terlihat sepele, namun SOP dalam memasak harus selalu menjadi patokan dan perhatian, jaga kebersihan antara lain dengan memakai selop tangan, masker dan celemek.
Wakil Ketua TP PKK Tabanan Nyonya Putriningsih Wirna, yang juga selaku juri mengatakan meski terlihat sepele, namun SOP dalam memasak harus selalu menjadi patokan dan perhatian, jaga kebersihan antara lain dengan memakai selop tangan, masker dan celemek.
Lomba Kuliner pada pagi hari tersebut memiliki kriteria antara lain kriteria masakan/hidangan khas bali yakni lomba membuat lawar dari ikan tawar dengan antara lain; kakul, lindung, lele, gurami, dan nila. Sedangkan bahan sayuran lokal meliputi tiga jenis sayuran lokal sesuai dengan potensi yang ada di masing-masing kecamatan.
Nyonya Putriningsih Wirna mengungkapkan lomba ini juga bertujuan untuk manjaga dan mengangkat kearifan lokal Tabanan, khususnya makanan dan bahan lokal khas Tabanan, meskipun menu yang dihadirkan masakan kaki lima namun harus memiliki cita rasa dan kualitas bintang lima.
[pilihan-redaksi2]
“Dengan adanya lomba ini kearifan lokal terangkat. Yang menjadi kriteria dalam lomba ini adalah hidangan/masakan khas Tabanan, sehingga bagaimana kita angkat budaya kita ini agar kita bisa jadi tuan rumah di rumah sendiri. Saya juga berharap dengan lomba ini generasi muda kita dapat mencintai budaya dan olahan lokal kita,” ujarnya, Minggu (3/6) di area Gedung Garuda Wisnu Serasi Tabanan.
“Dengan adanya lomba ini kearifan lokal terangkat. Yang menjadi kriteria dalam lomba ini adalah hidangan/masakan khas Tabanan, sehingga bagaimana kita angkat budaya kita ini agar kita bisa jadi tuan rumah di rumah sendiri. Saya juga berharap dengan lomba ini generasi muda kita dapat mencintai budaya dan olahan lokal kita,” ujarnya, Minggu (3/6) di area Gedung Garuda Wisnu Serasi Tabanan.
Pihaknya juga berpesan bahwa kegiatan ini akan dilakukan pada tahun-tahun ke depan. Maka dari itu PKK harus bisa lebih baik lagi, antara lain memperhatikan cita rasa makanan dan juga selalu mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) saat membuat makanan.
Lomba ini diikuti oleh tim penggerak PKK kecamatan se-Kabupaten Tabanan. Dalam lomba tersebut terpilih menjadi juara pertama adalah Kecamatan Selemadeg Timur, diikuti dengan kecamatan Selemadeg dan Kecamatan Marga sebagai juara dua dan tiga. Hadir dalam acara tersebut para Camat se-Kabupaten Tabanan, dan OPD terkait di Lingkungan Pemkab Tabanan.
Sementara itu kriteria penilaian meliputi rasa dengan bobot sebesar 40%, penyajian dengan bobot 20%, tekstur dan keragaman bahan dengan bobot 25%, serta kebersihan dengan bobot 15%. Selain Nyonya Putriningsih Wirna, turut hadir sebagai juri lomba adalah I Gede Putu Adi Putera guru dari SMK Triatmajaya Tabanan. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1611 Kali
02
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1474 Kali
03
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1215 Kali
04
05
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026