Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Lomba Olahraga Tradisional di Ubud, Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti Lapangan Astina, Ubud, pada Rabu pagi (6/8/2025).
Ratusan siswa Sekolah Dasar dari seluruh penjuru Kecamatan Ubud berkumpul untuk mengikuti lomba olahraga tradisional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca juga:
Meriahkan HUT ke-53 Korpri, Pemkab Karangasem Gelar Lomba Tradisional dan Kegiatan Sosial
Kegiatan yang digagas oleh Pemerintah Kecamatan Ubud ini mengangkat semangat kebangsaan dengan cara yang menyenangkan dan edukatif. Melalui perlombaan berbagai jenis olahraga tradisional seperti tajog, megale-gale, lomba kopiah, hingga permainan tempo dulu lainnya, anak-anak diajak mengenal sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.
Camat Ubud, I Dewa Gede Pariyatna, yang hadir langsung bersama Kapolsek dan Danramil Ubud, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para peserta, guru pendamping, dan masyarakat yang turut mendukung kegiatan tersebut.
"Melalui lomba ini, kami ingin menanamkan semangat cinta tanah air, memperkuat rasa nasionalisme, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal sejak usia dini. Ini bukan sekadar lomba, tapi proses pembentukan karakter generasi penerus bangsa," ujarnya.
Di tengah sorakan riang penonton dan tepuk tangan meriah para guru serta orang tua, suasana berlangsung hangat namun tetap tertib dan aman. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi lomba, tanpa mengabaikan nilai sportivitas dan kebersamaan.
Kapolsek Ubud, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, yang turut memantau jalannya kegiatan, menilai lomba olahraga tradisional ini sebagai wadah pembinaan karakter yang positif.
"Permainan tradisional bukan hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna. Kita ingin anak-anak mengenal akar budayanya, membangun rasa persaudaraan, dan belajar nilai kejujuran serta kerja sama," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan dan etika bertanding, sembari mengajak seluruh pihak untuk terus mendukung kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang cerdas, berbudaya, dan mencintai tanah air.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan