Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 11 Mei 2026
Longsor Bangli, Puluhan KK di Subaya Hidup Terisolir
Senin, 13 Februari 2017,
19:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Beritabali.com, Bangli. Puluhan warga di Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, kini masih hidup terisolir sebagai dampak dari bencana longsor yang menewaskan 13 warga, tiga hari lalu. Sementara warga yang tewas akibat longsor, dikubur hari ini (13/2/2017).
Akibat longsor, sejumlah wilayah kini menjadi terisolir dari dunia luar. Jalan penghubung antar desa atau dusun ada yang terputus atau tertimbun longsor yang terjadi tiga hari lalu.
[pilihan-redaksi]
Berdasar data posko penanganan bencana, salah satu desa yang terisolir akibat longsor adalah Desa Subaya di Kecamatan Kintamani.
"Di desa Subaya terdapat 22 kepala keluarga yang tidak bisa keluar Desa karena akses jalan terputus oleh longsor. Sementara jumlah pengungsi terbanyak berasal dari wilayah Desa Yeh Mampeh, yakni sebanyak 35 kk, ujar Kadek Ardip, petugas posko bencana.
Dalam bencana longsor di Kabupaten Bangli ini total ada 13 warga yang tewas. Di desa Songan, 7 warga desa yang menjadi korban tewas akibat longsor, hari Senin dimakamkan. [bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1054 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 843 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 664 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 619 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026