Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Makan Nasi Yasa Siwalatri, Puluhan Orang Keracunan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sekitar 50 orang yang mengikuti pasraman (pendidikan rohani) dalam rangka Hari Raya Siwalatri di Desa Adat Bale Agung, Kecamatan Kerambitan mengalami keracunan. Enam diantaranya dirawat secara intensif di BRSUD Tabanan, Senin (23/1/2012).
Informasi yang berhasil dihimpun di lokasi menyebutkan, sekitar pukul 07.00 Wita peserta yang mengikuti pasraman widnya di Wantilan Desa Adat Bale Agung, Kerambitan merasakan mual-mual. Mereka yang berasal dari Banjar Tengah Kawan, dan Banjar Wani, Kecamatan Kerambitan kemudian dilarikan ke BRSUD Tabanan untuk mendapatkan pertolongan.
Dugaan sementara, nasi 'yasa'(nasi kuning yang dicampur dengan daging ayam, lalapan, telur dan saur) yang dimakan korban saat malam Siwalatri, Senin dinihari pukul 24.30 Wita menjadi penyebab keracunan para peserta pasraman tersebut.“Penyebab keracunan belum pasti. Yang jelas sebelumnya para korban sempat makan nasi 'yasa',” jelas Direkur BRSUD Tabanan, Dr Patra, Senin (23/1/2012).
Patra menyatakan, pihaknya masih melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penyebab keracunan yang mengakibatkan 50 orang dilarikan ke BRSUD Tabanan“Ada enam orang yang kami rawat intensif,” tandasnya.Selain itu pihaknya juga masih memantau peserta lainya yang juga ikut dalam pasraman tersebut yang keseluruhanya berjumlah 90 orang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3360 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1177 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 799 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan