Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Mayat Bayi dalam Plastik Ditemukan Tergantung di Tiang Kebun
BERITABALI.COM, NTB.
Bayi diduga hasil hubungan gelap dibuang di depan sebuah kebun Desa Sandue, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Selasa (13/7) sekitar pukul 21.20 WITA.
Bayi jenis kelamin perempuan berumur 6 bulan ditemukan dalam bungkusan plastik yang digantung di tiang bale-bale dalam kondisi tak bernyawa.
Kapolsek Sanggar, Iptu Muhtar membenarkan adanya penemuan bayi jenis perempuan yang dibuang itu berdasarkan informasi warga setempat.
"Kita langsung turun mengamankan TKP dan mengevakuasi bayi tersebut ke PKM Sanggar,” ujarnya, Jumat (16/7).
Dari pemeriksaan bidan Puskesmas setempat bayi diketahui berjenis kelamin perempuan dengan berat 800 ons dan panjang 30 cm.
“Bayi tersebut dibungkus dengan baju kain putih dan dimasukkan dalam plastik hitam,” bebernya.
Berdasarkan keterangan saksi, bahwa sekitar pukul 18.10 WITA, ia melihat seorang laki-laki mengendarai sepeda motor matik dan berhenti sekitar 2 menit di bale bale yang terletak di pinggir jalan setempat. Setelah itu, laki-laki tersebut pergi ke arah timur atau menuju jalur Dompu.
“Kemungkinan besar bayi ini dibuang orang tak dikenal. Setelah menyimpan bayi itu, orang tak dikenal itu kembali ke arah timur,” ungkapnya.
Bayi yang dibuang ini diduga hasil hubungan gelap. Terkait kejadian ini pihaknya terus melakukan penyelidikan, siapa terduga pelaku yang tak bertanggung jawab membuang bayi ini.
“Kita terus melakukan penyelidikan agar terduga pelaku terungkap,” pungkasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1157 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 905 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 734 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 673 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik