Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Menyusuri Muara Sungai Gumbrih, Obyek Wisata Baru di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebuah obyek wisata air telah hadir ditengah masyarakat desa Gumbrih, Pekutatan, Jembrana. Obyek wisata ini berawal dari sebuah gagasan kelompok masyarakat yang diberi nama Tirta Lestari. Dengan berperahu, wisatawan dapat menikmati lingkungan alam yang asri dan tenang serta bisa melihat langsung beberapa jenis satwa liar di sepanjang muara.
“Latar belakang terwujudnya kelompok ini berawal dari sebuah gagasan. Bahwasannya sungai yang selama ini nyaris tak terurus, jika dikelola dengan sumber daya manusia dapat memberikan suatu berkah kepada lingkungan masyarakat “ , kata Gede Sudarma selaku ketua kelompok sekaligus pencetus terbentuknya kelompok.
Hanya bermodalkan ide dan semangat gotong royong secara swadaya akhirnya terbentuklah sebuah kelompok yang beranggotakan 36 orang. Mereka berperan mengoperasikan perahu secara bergiliran. Kelompok tersebut akhirnya mendapat respon dan dukungan dari sejumlah pejabat desa dan kabupaten.
Untuk menunjang fasilitas, seperangkat armada angkutan air berhasil dibeli untuk dijadikan modal utama, seperti Jukung Tradisional sebanyak lima buah berkapasitas sepuluh orang. “Kami berharap dengan adanya Wisata Air ini, masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan, juga melestarikan tanaman buyuk, fauna seperti biawak, ikan air payau, ular dan lainnya," imbuh Sudarma.
Selama ini sudah ada banyak pengunjung mencoba sensasi berperahu diatas air payau yang tenang. Pengusaha villa juga ikut berperan mengenalkan obyek wisata ini ke sejumlah wisatawan asing. Tarif untuk sekali naik hanya lima ribu per satu orang. Bagi yang tidak menguasai renang telah disediakan jaket pelampung bantuan dari dinas kelautan Kabupaten Jembrana.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan