Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




ODGJ Diduga Bunuh Diri, Leher Disayat Parang

Selasa, 31 Agustus 2021, 21:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/ODGJ Diduga Bunuh Diri, Leher Disayat Parang.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NTB.

Warga ‎Dusun Lingsar, Desa Lenek Ramban Biak, Kecamatan Lenek, Kabupaten Lombok Timur, Senin (30/8) sekitar pukul 10.30 WITA, digemparkan dengan ditemukannya NH (50 tahun) dengan kondisi bersimbah darah tergeletak di pinggir jalan.

Diduga korban yang mengalami gangguan jiwa, sengaja bunuh diri dengan menyayat lehernya menggunakan parang. Kasus tersebut telah ditangani Polsek Aikmal guna penyelidikan, terkait penyebab kematian korban

Kapolsek Aikmel, AKP I Made Sutama saat membenarkan pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya penemuan mayat bersimbah darah di Jalan Usaha Tani.

"Begitu menerima laporan, kami langsung mendatangi dan melakukan olah TKP," ucap Kapolsek Made Sutama, Selasa (31/8).

Menurutnya, dugaan sementara, korban sengaja bunuh diri menggunakan parang dengan cara menyayat lehernya sendiri menggunakan parang yang dibawa korban. Dugaan korban bunuh diri, karena korban selama ini mengalami gangguan jiwa. 

Disebutkan Sutama, korban tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang melintas di TKP. Karena penasaran, saksi turun dari atas kendaraannya untuk melihat korban yang tidur terlentang di pinggir jalan.

Begitu dekat korban, saat mendekati korban, kaget melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa, dan melihat ada darah dan bekas luka sayatan di leher. 

Warga yang menemukan ini merasa ketakutan dan langsung memberitahukan warga yang dekat dengan TKP, termasuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek. 

Warga sekitar yang mendengar cerita ada mayat tergeletak di pinggir jalan, berbondong-bondong mendatangi TKP, untuk mengecek kebenaran cerita tersebut.

"Banyak warga sekitar yang datang ke TKP,  untuk membuktikan kebenaran cerita yang mereka terima," katanya.

Ternyata cerita yang mereka dapatkan benar adanya, termasuk warga juga melihat bekas sayatan senjata tajam di leher korban, termasuk ada sebilah parang yang berlumuran darah ditemukan dekat korban.

"Mayat korban langsung dievakuasi dan di bawa ke Puskesmas, untuk dilakukan visum. Dan hasil visum dokter Puskesmas,  ditemukan luka sayat pada leher korban dengan panjang 20 sentimeter dan kedalaman 5 sentimeter," papar Made Sutama.

Dugaan sementara, korban ‎melakukan bunuh diri dengan cara menyayat lehernya sendiri mempergunakan sebilah parang milik korban yang ditemukan berada di samping korban.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami