Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Pastika Harapkan Transfer Dana ke Daerah Dipercepat
Selasa, 27 Maret 2018,
16:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com.Badung, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap transfer dana dari pusat bisa dilakukan lebih cepat dan lebih pasti agar pelaksanaan pembangunan di daerah bisa lebih optimal. Hal ini disampaikannya saat menerima Kunjungan Kerja Badan Anggaran DPR RI di Hotel Anvaya, Kuta, Badung, Selasa (27/3).
[pilihan-redaksi]
Pastika mengatakan Peraturan Presiden tentang rincian APBN yang memuat alokasi transfer ke daerah seringkali baru diterima daerah pada pertengahan bulan Desember. Ia mengusulkan agar proses penetapan UU tentang APBN dapat dipercepat sehingga Perpres bisa disampaikan lebih awal sehingga proses perencanaan dan penganggaran di daerah bisa lebih optimal.
Pastika mengatakan Peraturan Presiden tentang rincian APBN yang memuat alokasi transfer ke daerah seringkali baru diterima daerah pada pertengahan bulan Desember. Ia mengusulkan agar proses penetapan UU tentang APBN dapat dipercepat sehingga Perpres bisa disampaikan lebih awal sehingga proses perencanaan dan penganggaran di daerah bisa lebih optimal.
Ia juga menyoroti dana transfer umum yang bersifat dinamis karena penyalurannya disesuaikan dengan penerimaan negara. Menurutnya hal ini membawa dampak di daerah yang sumber pembiayaan pembangunannya bersumber dari dana transfer pusat.
“Apabila dana transfer pusat tidak tercapai, sedangkan di daerah terhadap belanja-belanja yang pendanaannya sudah ditentukan bersumber dari transfer pemerintah pusat akan berpotensi resiko tidak dapat dilaksanakan,” ujarnya. Ia mengusulkan agar sifat dinamis dana transfer ini ditinjau ulang agar terdapat kepastian pelaksanaan pembangunan di daerah.
Terkait dana desa, Pastika juga berharap rincian alokasi dana desa bisa disampaikan lebih awal sehingga pemanfaatan dana desa tidak mengalami keterlambatan.
[pilihan-redaksi2]
Pada kesempatan ini Gubernur Pastika juga menyampaikan harapannya agar Bali mendapat dana perimbangan lebih. Menurutnya meski tak memiliki sumber daya alam, Bali menyumbang devisa yang besar. Selama ini menurutnya pemerintah Provinsi hanya mengandalkan pajak kendaraan, padahal Bali harus merawat adat dan budaya serta mengatasi ketimpangan pembangunan di Bali.
Pada kesempatan ini Gubernur Pastika juga menyampaikan harapannya agar Bali mendapat dana perimbangan lebih. Menurutnya meski tak memiliki sumber daya alam, Bali menyumbang devisa yang besar. Selama ini menurutnya pemerintah Provinsi hanya mengandalkan pajak kendaraan, padahal Bali harus merawat adat dan budaya serta mengatasi ketimpangan pembangunan di Bali.
Ketua Badan Anggaran DPR RI Aziz Syamsuddin mengapresiasi masukan yang disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika beserta jajaran pemerintah yang hadir. Menurutnya masukan ini akan disampaikan dalam rapat DPR RI dengan pemerintah pusat.
Selain tim Badan Anggaran DPR RI, rapat dihadiri Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak Kementerian Keuangan Puspita Wulandari, Kepala Departemen Regional II Bank Indonesia Dwi Pranoto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Causa Iman Karana, Kepala Kanwil Ditjen Bea Cukai Bali, NTB, NTT Syarif Hidayat dan Kepala Kanwil Ditjen Pajak Bali. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026