Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
PDAM Tabanan akan Naikkan Tarif Air untuk Revitalisasi Pipa
BERITABALI.COM, TABANAN.
Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) atau PDAM Tabanan saat ini tengah menyusun penyesuaian tarif. Pada Minggu, (17/9) mereka juga melakukan sosialisasi pada masyarakat di Gedung Kesenian I Ketut Maria.
Salah satu alasan menaikkan tarif ini karena selama 13 tahun harga tarif air minum belum pernah disesuaikan.
Direktur Utama Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Tabanan I Gede Nyoman Wirah Adnyana menyebutkan, selain telah melakukan kajian secara akademis dengan melibatkan tim independen dari Universitas Udayana dan Universitas Hindu Negeri (UNHI) Denpasar, kenaikan tarif air ini juga untuk melakukan revitalisasi jaringan pipa air.
“Panjangnya saya lupa detailnya. Yang jelas kami sebelumnya pernah mengajukan angka perbaikan jaringan pipa nilainya sekitar Rp 15 miliar pada pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kondisi pipa air Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Tabanan khususnya di sekitar wilayah Kota Tabanan merupakan pipa lama yang tidak bisa menahan tekanan tinggi air sehingga rentan bocor. Selain perbaikan pipa juga akan dilakukan pembuatan sumur bor untuk pelanggan yang ada di jalur minim sumber mata air.
“Makanya salah satu kendala layanan adalah kebocoran pipa. Ini sangat perlu untuk dilakukan perbaikan menyeluruh,” ujarnya.
Kasubag Humas Perumda Tirta Amertha Buana I Wayan Agus Suanjaya menjelaskan, sejak tahun 2010 lalu tarif dasar air minum Perumda Tirta Amertha Buana menempati posisi tarif terendah Bali dan dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan baik berupa perbaikan perpipaan maupun perluasan cakupan pelayanan, tentu membutuhkan pembiayaan dan investasi.
Dengan adanya penyesuaian tarif ini diharapkan kedepannya pelayanan Perumda Tirta Amertha Buana bertambah baik. Dari hasil kajian Tim Akademisi Independen tentang penyesuaian tarif, telah mempertimbangkan antara kebutuhan Perumda Tirta Amertha Buana dengan kondisi sosial ekonomi di masyarakat.
Agus Suanjaya memberikan gambaran, pelanggan golongan C6 (rumah tangga) dengan rata-rata pemakaian air 15 m³ perbulan akan mengalami kenaikan sekitar Rp1.000 per hari untuk rumah tangga yang dihuni oleh lima orang.
“Demikian pula dengan kajian penyesuaian kenaikan tarif tersebut masih dalam posisi subsidi silang antara pemakaian industri mensubsidi pemakaian rumah tangga dan lembaga sosial,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 684 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik