Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 23 Mei 2026
PDIP Respons Surya Paloh Soal Titik Terendah Hubungan dengan Jokowi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PDI Perjuangan buka suara mengenai pernyataan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh perihal titik terendah hubungannya dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Politikus senior PDIP Hendrawan Supratikno mengatakan kerja sama politik berdasarkan kesepakatan dan diikat komitmen. Sehingga, jika ada yang keluar dari kesepakatan, maka komitmen tidak lagi terjaga.
"Diibaratkan kereta api, stasiun tujuannya jelas, relnya, dan gerbongnya sama dan searah. Begitu ada yang keluar gerbong, berarti komitmen sampai stasiun tujuan tidak terjaga," ujar Hendrawan pada CNNIndonesia.com, Sabtu (6/5).
Dia menambahkan pihak-pihak yang berkomitmen pun saling terikat. Butuh waktu lama untuk membangun komitmen, tapi Hendrawan menyebut komitmen juga mudah retak.
Jelang Pilpres 2024, NasDem tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama PKS dan Demokrat. KPP mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden. Mereka pun menjadi yang paling awal mengumumkan bakal capres.
Sementara itu, PDIP yang merupakan partai pengusung Jokowi dalam Pilpres 2014 dan 2019 mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres dalam Pilpres 2024. Hal itu diumumkan pada 21 April.
Sementara dihubungi secara terpisah, politikus PDIP Masinton Pasaribu berpendapat hubungan Paloh dan Jokowi adalah wajar. Dia menyebut dunia politik memang sangat dinamis.
"Lazim disebut sebagai dinamika. Up and down, karena politik itu dinamis," katanya.
Masinton menyorot sikap Jokowi yang tidak mengundang NasDem dalam pertemuan ketum parpol koalisi pemerintah di Istana Kepresidenan Jakarta. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk menghormati NasDem.
"Kalau diundang malah menimbulkan prasangka dan isu dari mitra koalisinya NasDem. Bahwa, seakan-akan NasDem sedang dibujuk dan diintervensi oleh Pak Jokowi," imbuhnya.
Sebelumnya, Surya Paloh mengaku hubungannya sedang tidak baik-baik saja dengan Jokowi.
"Kalau dibilang di titik terendah itu sudah bagus. Yang saya takut kalau sudah masuk kategori minus," kata Paloh dalam wawancara eksklusif bersama CNN Indonesia di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (5/5).
Dia kemudian mengatakan suatu hubungan akan sulit kembali menjadi baik-baik saja jika sudah minus. Berbeda jika hubungan masih berada di titik terendah. Sehingga, Paloh berharap hubungannya dengan Jokowi tidak sampai minus.
"Belum. Itu yang saya khawatirkan. Rendah itu bisa naik kembali. Tetapi jangan minus. Sulit dia naik kembali," kata Paloh.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1986 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1812 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1342 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1221 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah