Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Pegawai RSUD Buleleng Jadi Tersangka Kasus Narkoba
BERITABALI.COM, BULELENG.
Salah satu pegawai di RSUD Kabupaten Buleleng menjadi tersangka dalam dugaan kasus pengunaan narkotika jenis sabu. Oknum PNS itu diamankan setelah melakukan test urine oleh BNNK Buleleng.
Dipastikan sebagai penguna narkotika jenis sabu, seorang oknum pegawai RSUD Buleleng diamankan BNNK Buleleng untuk selanjutnya dilakukan rehabilitasi setelah diketahui positif sebagai penguna narkotika jenis sabu-sabu saat dilakukan test urine.
Kepala BNNK Buleleng, AKBP I Gede Astawa, Rabu (13/10/2021) mengakui telah melakukan proses terhadap salah satu pegawai rumah sakit berkaitan dengan hasil positif saat dilakukan test urine dengan mengamankan yang bersangkutan sekaligus membawa ke Rumah Sakit Narkotika di Bangli untuk dilakukan rehabilitasi.
“Kemudian yang bersangkutan setelah itu positif mengunakan markoba jenis sabu, orang ini yang positif ini sudah berulang kali memakai yang mana dulu pernah makai dan direhabilitasi kemudian yang kedua makai lagi berarti tidak mempan rehabilitasi yang dilakukan di Buleleng, karena ketergantungan keras, kami koordinasi dengan direktur rumah sakit dan keluarganya,” papar Astawa.
Kepala BNNK Buleleng Astawa mengakui, selain melakukan upaya rehabilitasi lantaran telah ketergantungan dengan narkotika tersebut, BNNK Buleleng juga melakukan penyisiran ke tempat tinggal yang bersangkutan di Kelurahan Banjar Tegal.
“Sudah, memang susah mengidentifikasi keterlibatan sejumlah pelaku yang sering diajak pesta narkoba tersebut,” tegasnya.
Secara terpisah, Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha melalui pesan singkat membenarkan diamankannya salah satu pegawainya berkaitan dengan hasil test urine yang positif dan menyerahkan selanjutnya kepada BNNK Buleleng untuk dilakukan langkah-langkah atau proses penanganan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki BNNK.
“Kami setuju apa yang dilakukan BNNK, kedepan biar rutin dilakukan pengecekan acak seperti itu dan cepat ketahuan penyalahgunanya,” ujar Arya Nugraha.
BNNK Buleleng sendiri dalam penanganan kasus keterlibatan Pegawai RSUD Buleleng tersebut tetap mengedepankan upaya rehabilitasi lantaran hanya sebagai korban atau penguna narkotika, meski demikian upaya penelusuran asal muasal sabu-sabu itu masih terus dilakukan untuk membidik pemasok atau pengedarnya.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah