Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Pekerja NTB Magang di Jepang Belajar Buat Rumah Tahan Gempa
Jumat, 19 Juli 2019,
12:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Perusahaan properti terkemuka di Jepang, IIDA Group Holdings merekrut pekerja magang dari Nusa Tenggara Barat untuk belajar membangun rumah tahan gempa.
[pilihan-redaksi]
Peserta magang selama 3 sampai 5 tahun ini, jumlahnya sudah mencapai ratusan. Kedepan, kuota peserta magang dari NTB akan terus ditambah jumlahnya mengingat penghasilannya cukup menggiurkan.
Peserta magang selama 3 sampai 5 tahun ini, jumlahnya sudah mencapai ratusan. Kedepan, kuota peserta magang dari NTB akan terus ditambah jumlahnya mengingat penghasilannya cukup menggiurkan.
Gubernur NTB, Dr Zulkiflimansyah saat menerima Presiden IIDA Group Holdings, Mr Yoichi Nishikawa, mengatakan, menyambut baik kegiatan pengiriman magang pekerja NTB ke Jepang. Pun dengan rencana investasi, yang akan, sedang dan telah dilakukan IIDA Group Holdings di NTB.
"Apa yang jadi kendala investasi laporkan kepada kami," pesan Gubernur Zul kepada Mr Yoichi Nishikawa, di Kantor Gubernur NTB, Kamis (18/7).
Gubernur Zul berharap kuota magang ke Jepang bisa terus ditambah. Bahkan pihaknya siap membantu apa yang dibutuhkan Jepang dari NTB. Khususnya terkait program magang dan produk-produk dari NTB.
Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Lalu Gita Aryadi mengatakan IIDA Group Holdings adalah perusahaan di Jepang yang bergerak di bidang properti membangun rumah tahan gempa. Di Jepang perusahaan ini berhasil membangun 45 ribu rumah tahan gempa per tahun. Di Indonesia bekerjasama dengan Perumnas dengan target membangun 10 ribu unit rumah tahan gempa. Perusahaan tersebut mampu membangun 4 ribu unit rumah tahan gempa per tahun.
[pilihan-redaksi2]
"Di NTB IIDA Group Holdings dalam beberapa tahun terakhir telah berinvestasi kurang lebih sebesar 100 miliar," jelas Kadis Lalu Gita.
"Di NTB IIDA Group Holdings dalam beberapa tahun terakhir telah berinvestasi kurang lebih sebesar 100 miliar," jelas Kadis Lalu Gita.
Untuk itu sudah dilakukan pembebasan lahan untuk pembangunan 2.000 unit rumah tahan gempa. Tahap pertama sudah mulai dibangun 282 unit rumah di Lombok Barat.
Usai menemui gubernur, Presiden IIDA Group Holdings yang juga didampingi Dirut PT IONE Home Indonesia, Mr Akira Musumi melanjutkan kunjungan melihat progres proyek di Lombok tengah dan mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika untuk menjajaki peluang berinvestasi di kawasan wisata tersebut. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 999 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026