Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 18 Mei 2026
Pemerintah Tabanan Kenang Jasa Ida Batara I Gusti Ngurah Rai Perang
Jumat, 29 September 2017,
14:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri acara Persembahyangan memperingati Mantuknya (wafatnya) Ida I Batara I Gusti Ngurah Rai Perang yang ke-111 Tahun 2017, Kamis (28/9), bertempat di Pura Batur Agung, Puri Gede, Tabanan.
Ida Batara I Gusti Ngurah Rai Perang merupakan Raja Tabanan ke-21. Dia menjadi Raja Tabanan yang kala itu dijajah Belanda, kemudian ditangkap oleh Belanda dan diasingkan ke Lombok. Merasa dizolimi karena tidak mau menjadi dedengkot Belanda, maka sebelum ditangkap tidak ada perundingan terlebih oleh pihak Belanda.
[pilihan-redaksi]
Agar tidak bisa ditundukan dan menyerahkan rakyat dan Tabanan kepada penjajah maka jalan satu-satunya adalah bunuh diri. Karena merasa jengah itulah, dia bunuh diri agar tidak menjadi antek-antek Belanda.
Menanggapi hal tersebut, Wabup Sanjaya merasa sangat bangga bisa menyaksikan peringatan hari yang bersejerah ini. Dirinya mengatakan bahwa pertama kalinya dirinya mendengar kisah yang begitu heroik mengenai asal-usul Raja Tabanan.
"Tiang merasa bangga. Kenapa bangga, karena ada nilai heroik atau makna sejarah di kisah tersebut. Saya kagum, karena Para Raja di Bali dulu tidak mau tunduk dengan Belanda, sehingga terjadi puputan. Hal itu juga menandakan bahwa Raja-Raja terdahulu berdaulat di bidang politik, bidang ekonomi dan bidang budaya," jelas Wabup yang akrab disapa Pak Komang Sanjaya ini.
Komang Sanjaya juga menegaskan agar jangan pernah melupakan sejarah.
"Sejarah inilah yang perlu kita saksikan dan dengarkan jangan sampai terpeleset akan sejarah. Puri selain sebagai pusat perjuangan, Puri juga salah satu pusat lahirnya budaya. Maka Tiang tidak akan pernah lupa terhadap jasa Puri Tabanan," tegas Orang Nomer dua di Tabanan ini.
Dia mengatakan bahwa Pemerintah juga tidak akan pernah lupa terhadap sejarah Puri meski peraturan perundang-undangan berubah-ubah setiap tahunnya. Karena menurutnya, hal seperti ini harus tetap dilestarikan agar generasi berikutnya paham akan sejarah Tabanan.
"Tetap wangiang Ida Batara ring luhur. Beliau sampai bunuh diri artinya beliau tidak mau tunduk dengan Belanda, dan ini merupakan suri tauladan bagi kita semua", ungkapnya.
Setelah persembahyangan bersama dengan pesemetonan Puri Gede, Tabanan. Wabup Sanjaya menyerahkan punia sebagai sujud syukur cinta bhakti terhadap Ida Batara I Gusti Ngurah Rai Perang, yang diterima oleh Panitia. [bbn/tb/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026