Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Penataan Objek Wisata Putung Berlanjut, Karangasem Kucurkan Rp400 Juta
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Objek Wisata Putung di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem kembali mendapat perhatian serius setelah Pemerintah Kabupaten Karangasem melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) melanjutkan proses penataannya tahun ini.
Melalui APBD Perubahan 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 400 juta sebagai dorongan untuk mempercepat pengembangan Putung sebagai destinasi unggulan di wilayah Karangasem.
Kepala Disbudpar Karangasem, I Putu Eddy Surya Artha, mengatakan proses penataan lanjutan kini sudah berjalan dengan fokus pada perbaikan penerangan, railing, dan sejumlah sarana pendukung lainnya.
“Penataan akan difokuskan pada view atau spot utama di depan los kuliner yang sudah ada. Karena pemandangan terbaik berada di titik tersebut,” ungkapnya.
Eddy menjelaskan, penataan menyeluruh terhadap Objek Wisata Putung membutuhkan anggaran jauh lebih besar. Pemkab Karangasem telah mengusulkan Rp 11 miliar ke pemerintah pusat, mengingat luas lahan destinasi ini mencapai sekitar 1,2 hektare.
Dari total usulan tersebut, penataan yang berjalan saat ini baru sekitar 55 persen. Kondisi ini membuat Putung masih memerlukan dukungan anggaran tambahan agar bisa ditata secara komprehensif dan menjadi salah satu ikon wisata di kawasan tengah Karangasem.
Saat ini pengelolaan Putung masih berada di bawah Disbudpar Karangasem. Karena penataan belum rampung, destinasi ini belum memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski begitu, potensinya sangat besar karena panorama Putung dikenal sebagai salah satu spot foto terbaik di Karangasem.
“Kalau penataan sudah tuntas, baru kami berani mengisi pedagang. Setelah itu baru bisa menghasilkan pendapatan,” jelas Eddy.
Dengan berlanjutnya penataan dan adanya dukungan anggaran tambahan, Putung dinilai mendapatkan “nafas baru” menuju destinasi yang lebih tertata, aman, dan berdaya saing. Pemerintah berharap pembenahan ini mampu menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui geliat wisata, kuliner, dan UMKM lokal.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun