Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Penganiayaan Berujung Maut, Kerabat Klaim Prada PAH Berniat Beri Pelajaran
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kasus penganiayaan yang menewaskan Komang Juliartawan, warga asal Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, perlahan mulai terungkap.
Kerabat Prada PAH, salah satu pelaku penganiayaan, menyebut aksi tersebut awalnya hanya bertujuan memberi pelajaran, namun justru berujung maut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (8/5), kerabat Prada PAH berinisial NS mengungkapkan bahwa selama ini Prada PAH berusaha merangkul Komang Juliartawan. Ia kerap mengajak korban makan bersama di rumah, memberikan uang saku, hingga melatih kick boxing.
Menurut NS, tindakan itu dilakukan karena Prada PAH merasa prihatin dengan perilaku korban yang kerap terjerat masalah hukum. NS menyebut, Komang Juliartawan sering kepergok mencuri di warung dan pernah dipenjara akibat kasus pencurian motor.
Terakhir, Komang Juliartawan nekat menggelapkan sepeda motor Honda Scoopy milik ibu Prada PAH, yang kemudian digadaikan ke wilayah Kecamatan Pupuan, Tabanan.
"Uang hasil gadai digunakan untuk judi tajen. Korban dinilai tidak mau bertobat. Sehingga membuat Prada PAH hilang kesabaran, sehingga terjadi pemukulan," kata NS dalam keterangan tertulisnya.
Namun, upaya yang disebut sebagai bentuk pelajaran itu berujung tragis. Komang Juliartawan tewas dengan luka lebam di sekujur tubuhnya usai dianiaya oleh Prada PAH bersama dua rekannya, Sertu KSY dan Pratu MR.
NS pun menyayangkan tindakan penganiayaan tersebut dan menegaskan pihak keluarga menghormati proses hukum yang kini tengah berjalan di polisi militer.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan