Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Penyair dan Peneliti Sastra: Putri Koster Pembaca Puisi Terbaik di Indonesia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, nampak berbeda pada Kamis (10/10) malam. Ratusan pegiat sastra mulai dari penyair hingga penulis dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di rumah jabatan gubernur Bali yang terletak di pusat kota Denpasar tersebut.
[pilihan-redaksi]
Sosok seperti Putu Wijaya, Joko Pinurbo, Maman S Mahayana dan lainnya berbaur bersama. "Saya senang sekali menyambut para pegiat sastra, yang sudah memilih Bali untuk kegiatan 'Seminar Sastra Internasional' tahun ini," ungkap Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya saat Gala Dinner Bali International Literary Simposium 2019 tersebut.
Gubernur Koster menganggap, kehadiran para sastrawan, seniman dan budayawan merupakan sebuah jawaban atas dinamika kehidupan bangsa Indonesia kekinian. "Karya sastra, karya seni, mampu menjauhkan kita dari perilaku kekerasan yang marak belakangan ini. Membuat kita lebih beradab, lebih santun dan lebih lembut, menjadi bangsa yang berbudaya," kata Gubernur kelahiran Sembiran, Buleleng ini.
Alumni ITB Bandung ini juga mengaku sangat beruntung Bali punya kearifan lokal dan budaya, termasuk nilai yang terkandung dalam bahasa dan sastra, yang mengakar kuat yang secara tidak langsung berpengaruh kepada kehidupan masyarakatnya.
"Untuk itu, kebijakan saya yang paling awal adalah menjaga dan menguatkan ini. Melalui Pergub Nomor 80 Tahun 2018 yang mengatur tentang bahasa, sastra dan aksara Bali. Ini penting, karena merupakan jati diri, kepribadian orang Bali," jelas Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.
Di kesempatan yang sama, penyair dan peneliti sastra yang juga Ketua Yayasan Hari Puisi Indonesia Maman S Mahayana menyebut Bali sebagai keajaiban Indonesia karena banyaknya seniman yang lahir di Pulau Dewata.
"Bisa jadi, kalau saya lempar sepatu ke sembarang tempat di Bali, kemungkinan besar ditangkap seorang seniman. Karena saking banyaknya seniman berkelas luar biasa di sini," puji Maman.
Puisi dan karya sastra menurut Maman punya andil besar yang tak bisa tidak harus dibangkitkan lagi pada era kini maupun mendatang. "Negara kita ini, jika kita runut terikat pertama kali lewat 'puisi besar' berjudul sumpah pemuda," terang Maman. "Untuk itu saya harap tidak ada lagi calon mertua yang merendahkan calon menantunya apabila berprofesi sebagai penyair," harapnya.
[pilihan-redaksi2]
Maman dalam kesempatan tersebut juga berterimakasih kepada Ny. Putri Suastini Koster yang disebutnya salah satu pembaca puisi terbaik di Indonesia.
"Terima kasih atas fasilitasinya dan menepati janjinya untuk menjadikan Bali tuan rumah kegiatan ini," ucap sastrawan dan akademisi asal Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini.
Turut menampilkan aksinya dalam acara tersebut, Ny Putri Koster lewat pembacaan puisi 'Sumpah Kumbakarna' karya Dhenok Kristianti. Diiringi tetabuhan siswa-siswi SMKN 5 Denpasar, sosok seniman serba bisa ini mampu menyihir audiens lewat penghayatannya yang memukau.
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8518 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5863 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3680 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar