Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penyakit Misterius di Desa Bukti, Satu Warga Meninggal

Selasa, 29 November 2016, 08:35 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Kubutambahan. Penyakit misterius yang dialami empat warga di Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan akhirnya meminta korban. Salah satu dari empat warga yang dirawat di rumah sakit meninggal dunia.
 
Satu warga Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan, Senin (28/11/2016) akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng. 
 
I Made Sudiarsa (44) warga asal Dusun Mekar Sari, Desa Bukti, dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama sepekan di RSUD Buleleng. Jenazah Sudiarsa setelah dimandikan di Ruang Jenazah RSUD Buleleng. kemudian dipulangkan ke rumah duka. Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga di Desa Bukti mulai resah karena belum mengetahui penyakit yang dialami Sudiarsa.
 
Wiwik Pastiningsih, salah satu kerabat korban mengungkapkan, Sudiarsa sebagai seorang nelayan sempat melaut sebelum terkena penyakit misterius itu. Namun saat kembali mengeluh tidak enak badan. Bahkan setelah disuntik di Bidan Desa, Sudiarsa juga meminta keluarganya Gede Budiana (47), untuk memijat kepalanya. Budiana kemudian harus dirawat secara intensif di RSUD Buleleng.
 
“Tapi kondisinya tidak membaik. Malah seperti orang bingung. Bantal dirobek-robek, baju dibuka semua. Tidak sadar pokoknya. Senin sore itu langsung ke rumah sakit. Di rumah sakit juga sempat diikat biar tidak berontak,” ujar Wiwik, dilansir klik singaraja.
 
Sebelumnya, sakit misterius dialami empat warga Desa Bukti, diantaranya Made Sudiarsa, Ketut Sumertayasa (30) I Gede Budiana dan Komang Budiarta (46). Keempatnya mendapat perawatan secara intensif, satu diantaranya di RSAD Singaraja.
 
Sementara Wakil Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Sudarsana, Sp.OG, mengungkapkan, penyakit yang dialami empat warga Desa Bukti itu akibat Meningoenchepalitis atau radang pada selaput otak. Penderita mengalami gejala pusing, mual, muntah serta kejang, dan kerap berontak.[ksc/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami