Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
Penyakit Misterius di Desa Bukti, Satu Warga Meninggal
Selasa, 29 November 2016,
08:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Kubutambahan. Penyakit misterius yang dialami empat warga di Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan akhirnya meminta korban. Salah satu dari empat warga yang dirawat di rumah sakit meninggal dunia.
Satu warga Desa Bukti Kecamatan Kubutambahan, Senin (28/11/2016) akhirnya meninggal dunia setelah mendapat perawatan secara intensif di RSUD Kabupaten Buleleng.
I Made Sudiarsa (44) warga asal Dusun Mekar Sari, Desa Bukti, dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama sepekan di RSUD Buleleng. Jenazah Sudiarsa setelah dimandikan di Ruang Jenazah RSUD Buleleng. kemudian dipulangkan ke rumah duka. Kondisi ini menyebabkan sejumlah warga di Desa Bukti mulai resah karena belum mengetahui penyakit yang dialami Sudiarsa.
Wiwik Pastiningsih, salah satu kerabat korban mengungkapkan, Sudiarsa sebagai seorang nelayan sempat melaut sebelum terkena penyakit misterius itu. Namun saat kembali mengeluh tidak enak badan. Bahkan setelah disuntik di Bidan Desa, Sudiarsa juga meminta keluarganya Gede Budiana (47), untuk memijat kepalanya. Budiana kemudian harus dirawat secara intensif di RSUD Buleleng.
“Tapi kondisinya tidak membaik. Malah seperti orang bingung. Bantal dirobek-robek, baju dibuka semua. Tidak sadar pokoknya. Senin sore itu langsung ke rumah sakit. Di rumah sakit juga sempat diikat biar tidak berontak,” ujar Wiwik, dilansir klik singaraja.
Sebelumnya, sakit misterius dialami empat warga Desa Bukti, diantaranya Made Sudiarsa, Ketut Sumertayasa (30) I Gede Budiana dan Komang Budiarta (46). Keempatnya mendapat perawatan secara intensif, satu diantaranya di RSAD Singaraja.
Sementara Wakil Direktur RSUD Buleleng, dr. Putu Sudarsana, Sp.OG, mengungkapkan, penyakit yang dialami empat warga Desa Bukti itu akibat Meningoenchepalitis atau radang pada selaput otak. Penderita mengalami gejala pusing, mual, muntah serta kejang, dan kerap berontak.[ksc/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4096 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1405 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 938 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 865 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 750 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026