Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Perumda TAB Siagakan Mobil Tangki Air, Antisipasi Dampak Kemarau
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebagai bentuk antisipasi terhadap kekeringan pada musim kemarau ini, Perusahaan Umum Daerah Tirta Amerta Buana (Perumda TAB) Tabanan menyiagakan mobil tangki air jika sewaktu-waktu ada gangguan jaringan distribusi.
Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda TAB Tabanan, I Made Sudiana menyebutkan, pada musim kemarau panjang ini di beberapa wilayah terjadi penurunan debit air sekitar 5 – 10 persen.
“Di antaranya terjadi di Pura Mekori Kecamatan Pupuan dan Telaga Tunjung di Kecamatan Kerambitan. Tapi penurunan debit air teratasi melalui penambahan debit air yang diambil dari sumber air terdekat,” katanya.
Untuk daerah-daerah yang sumber airnya tidak mencukupi lagi, Perumda TAB telah menyiagakan dua mobil tanki air bersih yang bisa setiap saat meluncur bila para pelanggan kekurangan dan memerlukan bantuan air bersih.
“Meski ada beberapa wilayah yang sumber airnya berkurang, namun sampai saat iniu belum ada permintaan bantuan air bersih,” ujarnya.
Menurut Sudiana, satu unit mobil tanki tersebut berkapasitas empat kubik atau empat ribu liter air bersih, sehingga dengan dua unit mobil tanki yang disiagakan ada delapan ribu liter air bersih yang disiapkan bila terjadi gangguan dan kebutuhan air bersih dari para pelanggan.
“Pada prinsipnya kami sudah mengantisipasi segala sesuatunya bila para pelanggan mengalami hgangguan distribusi air bersih,” ujarnya.
Kasubag Humas Perumda TAB, I Wayan Agus Suanjaya mengatakan, keberadaan dua unit mobil tanki air bersih tersebut akan disiagakan sepanjang musim kemarau panjang. Apalagi menurutnya, musim kemarau panjang kali ini cukup memberikan pengaruh bagi produktivitas air bersih di beberapa tempat. Yakni dengan menurunnya debit air pada sumber bahan baku air bersih.
Penurunan tersebut mengakibatkan tekanan air pada saat jam puncak menjadi berkurang. Sehingga sekitar 300 sampai 400 orang pelanggan merasakan dampaknya.
“Untuk itu kami juga mengimbau agar mengantisipasi gangguan pada jam puncak ini. Yakni dengan menampung air secukupnya,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1073 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 854 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 674 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 629 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik