Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Perusahaan di Kuta Pulangkan Karyawan Lebih Cepat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Warga masyarakat di Bali mendengar peristiwa tsunami di Jepang, khususnya warga di pesisir merasa cemas. Karena takut akan gelombang pasang tersebut menimpa wilayahnya.
[pilihan-redaksi]
Bahkan, di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sebagian pemilik perusahaan dan pertokoan memulangkan karyawan lebih cepat, karena khawatir akan adanya tsunami susulan pascawilayah Jepang dilanda gempa.
"Tadi kami disuruh pulang lebih cepat oleh atasan karena takut dengan beredarnya isu akan terjadi tsunami susulan di kawasan pantai sekitar Bali, setelah Jepang dihantam gelombang pasang," kata Luh Intan, salah seorang karyawati yang berkantor di kawasan Pantai Kuta.
Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar Endro Tjahyono mengatakan, isu yang beredar di kalangan masyarakat itu tidak benar. "Kami harapkan jangan terlalu percaya dan khawatir akan munculnya tsunami di Bali," katanya.
Ia menyebutkan, bahwa kabar yang mengatakan di Bali akan terjadi tsunami adalah tidak benar, sebab yang diperkirakan akan terkena dampak itu antara lain sebagian wilayah Indonesia yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik. Wilayah tersebut di antaranya adalah Papua dan Sulawesi Utara.
Dikatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 Wita, gelombang air laut yang berasal dari gempa bumi di Jepang itu tingginya hanya sekitar 10 centimeter ketika melanda kawasan Papua.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1191 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 928 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 758 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 692 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik