Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Pindah ke Golkar dan Nyalon Bupati Bangli, Made Subrata: Hidup Ini Pilihan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meski pemilihan kepala daerah baru akan dilaksanakan tahun depan, namun dinamika politik di Bali mulai meningkat. Seorang kader yang juga tokoh PDIP di Bangli, pindah ke Partai Golkar sekaligus mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati kabupaten Bangli.
Dengan diantar puluhan orang pendukungnya, Made Subrata, kader dan tokoh PDIP dari Kintamani Bangli, hari Senin mendatangi kantor DPD Partai Golkar Bali di jalan Surapati, Denpasar Bali. Kedatangan Made Subrata dan para pendukungnya diterima jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bali.
Dalam pertemuan dengan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Bali, Made Subrata menyampaikan keinginannya untuk pindah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP ke Partai Golongan Karya atau Golkar. Made Subrata beralasan ingin pindah ke Partai Golkar karena aspirasi politiknya di PDIP kurang diserap di kalangan internal partai PDIP.
"Tidak ada kepastian (di PDIP), apa salah saya kemudian tentukan sikap? Hidup ini pilihan dan inilah pilihan saya. Partai Golkar tidak pernah memblokir warga atau masyarakat yang ingin bergabung, Golkar welcome sekali. Sebelumnya saya di PDIP ingin mendaftar jadi calon wakil bupati Bangli dalam pilkada mendatang, tapi luar biasa hambatannya," ujar Made Subrata.
Selain ingin pindah ke Partai Golkar, Made Subrata juga menyampaikan keinginannya untuk menyalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Bangli, dalam pemilihan kepala daerah atau pilkada tahun 2020.
"Setelah hijrah ke Golkar saya mantap jadi calon bupati, apalagi ada asprasi dari warga masyarakat yang tinggi untuk usung saya sebagai calon bupati mewakili daerah Kintamani,"imbuh adik Bupati Bangli I Made Gianyar ini.
Apa yang disampaikan Made subrata dalam pertemuan ini didukung oleh para pendukungnya yang berasal dar berbagai kalangan seperti para perbekel atau kepala desa di wilayah Bangli, tokoh pemuda di Bangli, hingga dukungan dari dedengkot PDIP di kabupaten Bangli Ngakan Made Kutha Parwata yang juga sudah menunjukkan sinyal atau keinginan untuk pindah kendaraan politik ke Partai Golkar, guna mendukung Made Subrata.
Menanggapi permintaan tokoh PDIP Made Subrata yang ingin pindah ke partai Golkar, Pelaksana Tugas Ketua DPD Golkar Bali Gde Sumarjaya Linggih menyatakan menerima Made Subrata menjadi anggota Partai Golkar dengan memberinya kartu tanda anggota atau KTA. Sementara terkait keinginan Made Subrata untuk menjadi bakal calon bupati dari partai Golkar, masih akan menunggu hasil survei partai Golkar dan pembahasan lebih lanjut di internal partai Golkar.
"Banyak pertimbangan di Partai Golkar seperti survei, prioritas anggota, mekanisme tercela atau tidak tercela, dan lainnya, kita lihat nanti setelah adanya survei,"ujar Gde Sumarjaya Linggih.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8517 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5861 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3679 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2509 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar