Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
PM Abbott Desak Jakarta Beri Grasi Terpidana Mati Australia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PM Tonny Abbott mengulangi lagi desakannya kepada Indonesia untuk tidak mengeksekusi dua terpidana mati kasus narkoba asal Australia, setelah Presiden Jokowi menolak grasi keduanya.
"Australia menentang hukuman mati di dalam dan luar negeri," ujar Abbott dalam pernyataannya. "Sementara Australia menghormati kedaulatan Indonesia, kami meminta Indonesia menarik kembali keputusan mengeksekusi dua warga Australia."
Abbott dua kali berkirim surat ke Presiden Jokowi, untuk meminta agar Myuran Sukumaran dan Andrew Chan tidak dieksekusi. Indonesia tetap pada keputusannya akan mengeksekusi keduanya. Indonesia, Kamis (22/1), menolak grasi Andrew Chan. Bersama Sukumaran, Chan akan menjalani hukuman mati.
Canberra telah membuat pernyataan tingkat tinggi kepada Jakarta. Abbott telah dua kali berkirim surat, dan Menlu Julie Bishop menakan Jakarta di semua level diplomatik. Abbott mengatakan; "Hak prerogatif berupa pengampunan harus diperluas kepada Sukumaran dan Chan."
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1065 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 848 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 672 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 623 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik