Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
PNS Jembrana Diguyur Gaji ke-14
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hari ini, Jumat (14/11) seluruh PNS di Pemkab Jembrana bernafas lega. Pasalnya penantian PNS selama 3 bulan untuk mendapatkan gaji ke-14 terjawab sudah dengan mulai diterimanya gaji ke-14 tersebut oleh PNS.
Bupati Jembrana, I Gede Winasa ketika ditemui mengatakan pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp. 9 milyar untuk membayar gaji ke-14 untuk 6 ribu PNS. "Dana yang dibutuhkan adalah Rp. 9 milyar untuk membayar gaji ke-14 untuk 6 ribu PNS. Jadi masing-masing PNS mendapatkan Rp.1,5 juta dipotong pajak,"ujarnya
Menurut Winasa, gaji ke-14 ini tidak diberikannya dengan cuma-cuma tapi diikuti dengan konsekuensi yang harus dipenuhi untuk tetap meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Bonus harus dilihat sebagai pemacu kinerja agar lebih baik lagi. Saya paling tidak suka kalau pagi-pagi ada pegawai yang sudah baca koran atau main game di komputer," ucapnya.
Selain PNS, lanjut Winasa, pegawai honor daerah (honda), perbekel dan kepala dusun (kadus)/kepala lingkungan (kaling) juga kebagian bonus tersebut. Untuk pegawai honda dan kaling/kadus mendapat bagian Rp. 300 ribu sedangkan perbekel mendapat Rp.1 juta. "Meski nilainya berbeda namun tuntutannya sama yakni agar kinerjanya ditingkatkan," terangnya.
Winasa juga meminta agar gaji ke-14 dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Saya tidak menginginkan kalau bonus yang diterima dipakai untuk hura-hura, apalagi untuk judi atau membeli togel," pungkasnya.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1065 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 848 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 672 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 623 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik