Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Belum Benarkan Penangkapan Pelaku Mayat Terkubur di Darmasaba

Selasa, 19 Mei 2026, 19:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Belum Benarkan Penangkapan Pelaku Mayat Terkubur di Darmasaba.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kabar penangkapan terduga pelaku pembunuhan pria yang jasadnya ditemukan terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung, ramai beredar di media sosial Facebook.

Informasi tersebut diunggah akun Facebook bernama Marny Keith ElinyBumi yang menyebut pelaku telah diamankan aparat kepolisian di wilayah Kabupaten Sumba Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam unggahan itu disebutkan terduga pelaku merupakan rekan kerja korban di tempat cuci motor dan berasal dari Pulau Sumba, sedangkan korban disebut berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kasus : Pembunuhan seorang pria dewasa. Tempat : Di Bali. Pelaku : Orang Sumba. Korban : Orang NTB. Ditangkap : Di Sumba Tengah," demikian isi unggahan tersebut pada Minggu (17/5/2026).

Postingan tersebut langsung viral dan memicu berbagai komentar warganet. Sejumlah akun bahkan mengaitkan penangkapan itu dengan kasus penemuan mayat pria terkubur di areal persawahan Darmasaba, Badung.

Meski demikian, pihak Polres Badung belum membenarkan informasi yang beredar luas di media sosial tersebut. Polisi meminta masyarakat bersabar menunggu hasil resmi penyelidikan dari Satreskrim Polres Badung.

"Sabar dulu ya," ujar PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).

Sebelumnya, warga digegerkan dengan penemuan jasad pria terkubur di areal persawahan Laba Pura Mukti, Banjar Cabe, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, pada Selasa (12/5/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial DAD (25), asal Nusa Tenggara Barat, yang bekerja sebagai karyawan tempat cuci motor tak jauh dari lokasi kejadian.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah membusuk sekitar 70 persen. Tubuh korban terkubur sedalam kurang lebih 50 sentimeter dan hanya bagian lutut terlihat di permukaan tanah.

Informasi yang beredar menyebut dugaan pelaku mengarah kepada dua karyawan tempat cuci motor “Mae Wash” di Jalan Antasura, Darmasaba. Keduanya dikabarkan telah berhenti bekerja dan meninggalkan lokasi.

Korban dan terduga pelaku juga disebut sempat terlibat pertengkaran di lokasi usaha cuci motor pada Kamis (7/5/2026) dini hari.

Pemilik usaha cuci motor mengaku sempat menemukan sejumlah kursi dan triplek dalam kondisi rusak. Selain itu, sebuah cangkul dan sebilah pisau stainless juga dilaporkan hilang dari lokasi.

“Saya tidak tahu penyebab kerusakan tersebut. Di sini ada CCTV, tapi tidak aktif karena WiFi belum dibayar,” beber pemilik cuci motor yang enggan disebut namanya itu saat ditemui di lokasi.

Ia juga mengatakan kedua pekerjanya berinisial D dan A sudah berhenti bekerja melalui pesan WhatsApp.

"Mereka berhenti kerja diinformasikan lewat pesan WhatsApp. D bekerja di sana sekitar satu bulan lebih. Sedangkan A baru bekerja sekitar dua hingga tiga hari sebelum keluar," ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga sekitar bernama Yuni (56) mengaku sempat mendengar keributan di sekitar lokasi pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

"Saya bangun karena ribut sekali. Tapi tidak jelas mereka ngomong apa. Saya takut keluar rumah, jadi hanya dengar saja ada keributan, mereka ribut sekitar 5 menit,” beber Yuni.

Ia mengaku tidak menyangka keributan tersebut berkaitan dengan penemuan mayat beberapa hari kemudian.

“Kami juga kaget ada penemuan jenazah itu. Memang sebelumnya ada orang ribut, tapi kurang jelas ribut karena apa,” ujarnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami