Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Polisi Tangkap 7 Anggota Geng Motor yang Tewaskan Pelajar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polisi menangkap tujuh anggota geng motor Rock N Roll (RNR). Mereka diduga merampok dan menganiaya seorang pelajar Khrisna Fahriza alias Bowo (17) hingga tewas.
Ketujuh pelaku berinisial RIS alias R (16), JR alias J (16), Y (15), DR alias D (15), AA alias A (25), DFH alias D (17) dan seorang perempuan berinisial YA alias Y (14).
Peristiwa terjadi Senin (18/1/2021) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Kirab Remaja Dusun XV Kelingan, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.
Awalnya pelaku MI alias M (DPO) menawarkan kepada RIS alias R untuk membawa korban ke tempat kumpulan geng motor RNR dengan tawaran uang Rp500 ribu.
Singkat cerita korban ikut bersama dengan RIS. Saat diperjalanan P dan DN (DPO) yang mengendarai sepeda motor menghampiri dan langsung memukul korban bersama-sama.
Tak sampai di situ, pelaku dan teman-teman yang lain ke tempat kumpulan geng motor RNR.
Di sana korban kembali dianiaya hingga kritis dan dibiarkan terkapar di pinggir jalan. Para pelaku lalu mengambil sepeda motor korban.
"Ayah korban sempat membawa korban ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong," katanya, dilansir dari Antara, Sabtu (30/1/2021).
Peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Sunggal. Polisi yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di lokasi berbeda.
Kekinian polisi masih melakukan pengejaran terhadap 10 pelaku lain yang masih buron.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1869 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1701 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1268 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1135 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah