Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
PPKM, Pengrajin Tenun di Jembrana Jadi Buruh Panen Kacang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setahun lebih sudah pandemi covid-19 menghantam perekonomian di Bali dan khususnya di Kabupaten Jembrana. Apalagi pemerintah pusat memperpanjang pelaksanaan PPKM level 4 hingga 23 Agusus 2021 mendatang untuk menekan kasus covid-19.
Khsusus di Jembrana, sebagian besar pengrajin mengeluhkan pemberlakuan PPKM tersebut, lantaran penghasilan mereka sangat merosot. Seperti pengakuan salah satu pengrajin tenun di Kelurahan Sangkar Agung, Kecamatan Jembrana.
Ditemui pada Selasa (19/08/2021), penenun Ni Wayan Marni misalnya, sangat mengeluhkan pandemi Covid 19 dan PPKM ini. Pasalnya, order tenunan yang ia buat sangat sepi.
Marni mengaku, sebelumnya pandemi melanda, omzet dari hasil tenun yang dibuatnya bisa mencapai Rp5 juta per bulan. Kamben songket yang ia jual di kisaran per lembar seharga Rp1 juta. Namun sekarang, dengan adanya Covid 19 dan penerapan PPKM Darurat ini, Wanita yang sudah berumur 63 tahun ini mengeluh, karena omzet sangat turun drastis dari hasil tenun .
Dalam sebulan ia hanya bisa memasarkan hanya 2 kamben saja dan harganya pun juga ikut turun drastis dari harga 1 juta menjadi hanya 600 ribu saja. Wayan Marni yang kini berstatus janda hanya bisa merenungi nasib dan pasrah di masa pandemi ini.
“Saya harus mencari uang untuk kebutuhan sehari-hari, tidak mungkin mengandalkan hasil tenun yang tidak ada pesanan. Maka saya meburuh memanen kacang di sawah milik orang lain,” keluhnya.
Meski sudah mendapatkan bantuan sembako, namun ia mengaku itu tidak cukup untuk sebulan. Ia sangat berharap sekali kepada pemerintah lebih memperhatikan pengrajin yang terdampak pandemi covid-19.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1539 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1161 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1008 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 887 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah