Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Puluhan Burung dan Ayam Aduan Milik Warga Karangasem Raib
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Puluhan ekor burung merpati peliharaan sejumlah warga di Banjar Dinas Mijil, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem raib digondol maling.
Hilangnya puluhan burung merpati peliharaan warga tersebut diketahui pagi ini Rabu (18/5/2022) dan langsung dilaporkan ke Polsek Sidemen.
Kapolsek Sidemen, AKP. I Wayan Gede Mudana, SH.MH dikonfirmasi mengatakan, awalnya pagi ini sekira pukul 07.00 WITA salah seorang warga mengaku kehilangan burung merpati peliharaannya yang ditaruh di dalam gubuk di tengah sawah.
Di waktu yang hampir bersamaan dengan lokasi yang berbeda, beberapa warga lainnya juga mengaku kehilangan burung merpati mereka. Burung - burung tersebut juga ditaruh dan dipelihara dalam gubuk yang ada di tengah sawah.
Tak hanya burung merpati, maling juga menggondol beberapa ekor ayam aduan (kurungan) milik warga yang juga ditaruh dalam gubuk ditengah persawahan.
"Total ada 3 orang yang kehilangan burung merpati dengan jumlah semuanya sebanyak 35 ekor, sedangkan ayam jantan sebanyak 5 ekor dari 2 orang pemilik," kata Kapolsek Sidemen, AKP. Wayan Gede Mudana.
Atas laporan tersebut, Polsek Sidemen kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian. Di samping itu, pihak kepolisian juga telah mengamankan barang bukti beberapa buah sangkar yang burungnya dicuri tersebut.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1618 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1599 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1223 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah