Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
PVMBG Sayangkan Maraknya Aksi Pendakian Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyayangkan maraknya aksi pendakian di Gunung Agung yang terjadi belakangan ini. Padahal dalam laporan magmavar yang dirilis setiap 6 jam sekali dinyatakan bahwa area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung tidak aman untuk aktivitas pendakian. Sehingga masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, wisatawan agar tidak berada atau tidak melakukan pendakian serta tidak melakukan aktivitas apapun di radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.
"Kami menyayangkan masih ada yang naik ke puncak Gunung Agung," ujar Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur Dr. Devi Kamil Syahbana ketika dikonfirmasi pada Rabu (25/4) di Karangasem.
Devi Kamil Syahbana mengungkapkan meskipun saat ini aktivitas Gunung Agung relatif menurun, namun belum sepenuhnya stabil, sehingga masih berpotensi terjadi erupsi meskipun itu kecil. Masyarakat atau pengunjung diharapkan sebaiknya bersabar dulu untuk tidak nelakukan pendakian dan menunggu sampai Gunung Agung kembali normal. "Gunung Agung hanya meminta waktu sebentar saja, kita diminta sedikit bersabar," ungkapnya
Devi menambahkan sudah menjadi tugas PVMBG untuk memberi rekomendasi berdasarkan data pemantauan. Tujuannya untuk melindungi keselamatam masyarakat dan pengunjung sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak sampai terjadi.[bbn/igs/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1190 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 927 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 758 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 692 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik