Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 1 November 2026
Ratusan Warga Buleleng Terancam Golput
Singaraja
Senin, 7 Juli 2008,
18:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ratusan warga di Kabupaten Buleleng terancam bakal Golput alias tidak memberikan hak suara dalam pelaksanaan pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2008. Pasalnya ratusan warga di Kabupaten Buleleng belum menerima kartu pemilih dan formulir pemanggilan.
Selain persoalan di atas, penyebab yang dituding jadi penyebab golput ini adalah tidak adanya antisipasi khusus terhadap para pemilih yang lanjut usia maupun sakit.
-uPemilih yang lanjut usia maupun sakit tidak bisa diwakili. Kita tidak bisa berbuat banyak terhadap hal itu, sebab tenaga kita juga terbatas,- ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, Wayan Rideng hari ini.
Ancaman golput juga muncul dari warga yang belum menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan ke TPS. Bahkan dalam satu keluarga masih ditemukan adanya yang tercecer.
-uKalau belum menerima kartu pemilih bisa mengunakan Kartu Tanda Penduduk sebagai penganti Kartu Pemilih dan Surat Penggilan dengan ketentuan telah terdaftar sebagai pemilih,- ujar Wayan Rideng.
Berdasarkan pantauan beritabali.com di sejumlah Desa dan Kelurahan di Buleleng, dua hari menjelang Pencoblosan Pilkada Bali 2008, masih banyak warga yang belum menerima kartu pemilih.
Beberapa warga yang telah menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan juga mengaku kecewa lantaran dalam satu keluarga melakukan pencoblosan di TPS berbeda, bahkan jaraknya sangat jauh dengan tempat tinggal. Dengan kondisi seperti ini, banyak yang mengancam akan golput. (sas)
Selain persoalan di atas, penyebab yang dituding jadi penyebab golput ini adalah tidak adanya antisipasi khusus terhadap para pemilih yang lanjut usia maupun sakit.
-uPemilih yang lanjut usia maupun sakit tidak bisa diwakili. Kita tidak bisa berbuat banyak terhadap hal itu, sebab tenaga kita juga terbatas,- ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, Wayan Rideng hari ini.
Ancaman golput juga muncul dari warga yang belum menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan ke TPS. Bahkan dalam satu keluarga masih ditemukan adanya yang tercecer.
-uKalau belum menerima kartu pemilih bisa mengunakan Kartu Tanda Penduduk sebagai penganti Kartu Pemilih dan Surat Penggilan dengan ketentuan telah terdaftar sebagai pemilih,- ujar Wayan Rideng.
Berdasarkan pantauan beritabali.com di sejumlah Desa dan Kelurahan di Buleleng, dua hari menjelang Pencoblosan Pilkada Bali 2008, masih banyak warga yang belum menerima kartu pemilih.
Beberapa warga yang telah menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan juga mengaku kecewa lantaran dalam satu keluarga melakukan pencoblosan di TPS berbeda, bahkan jaraknya sangat jauh dengan tempat tinggal. Dengan kondisi seperti ini, banyak yang mengancam akan golput. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026