Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 1 November 2026
Rekaman CCTV Tidak Jelas
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Satu-satunya jalan untuk mengungkap aksi perampokan nasabah BCA Singaraja melalui rekaman CCTV, Jumat (15/8) gagal dilakukan. Akibatnya polisi menemui jalan buntu, karena gambar yang muncul di CCTV tidak jelas dan kabur.
"Satu-satunya cara untuk mengetahui aksi perampokan itu melalui rekaman CCTV milik bank. Itu sudah kita dapat hanya saja masih kabur dan gambar tidak jelas untuk mengetahui pelakunya," ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP. Ambariyadi Wijaya.
Walaupun gagal mengidentifikasi dua pelaku aksi perampokan di Jalan Ahmad Yani Singaraja, Unit Buser Sat Reskrim Polres Buleleng masih berupaya untuk mengungkap aksi tersebut.
" Kita sudah susun rencana untuk mengungkap kasus ini dan kita sudah matangkan dengan menyebar kekuatan inteljen di lapangan," ujar Ambariyadi Wijaya.
Sebelumnya, uang tunai sebanyak Rp 75 juta yang ditarik dari BCA Singaraja bersama dompet milik korban Luh Sri Kusuma Dewi (28) warga Desa Penuktukan Kecamatan Tejakula yang berisi uang Rp 1 juta bersama perhiasan emas, dirampok oleh dua pria tidak dikenal, saat menganti ban gembos di Jalan Ahmad yani Singaraja.
Uang sebanyak 75 juta rupiah tersebut akan digunakan untuk membayar bahan bangunan berupa semen dan kayu. Setelah menarik uang itu di BCA Singaraja, korban Sri Kusuma Dewi bersama adiknya Made Agus Kurniawan (25) dengan mobil APV nopol DK 1276 FZ menuju toko Adi Jaya di desa Anturan.
Dalam perjalanan mereka justru menjadi korban aksi perampokan dengan modus coblos ban mobil. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan