Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir, 17 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Lebih dari 11.000 orang kehilangan tempat tinggal akibat banjir di negara bagian Bahia, Brasil. Pihak berwenang pada Sabtu (25/12/2021) berusaha menyediakan bantuan kepada warga yang mengungsi. Hujan lebat telah menewaskan setidaknya 17 orang sejak November, kata dinas perlindungan sipil negara bagian itu.
Hampir 4.200 orang mengungsi, menurut data yang dirilis oleh instansi itu pada Jumat (24/12), setelah hujan mengguyur 19 kota, termasuk Guaratinga, Itororo dan Coaraci. Instansi itu melaporkan bahwa 11.260 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Pemerintah Daerah Bahia dan pemerintah federal melakukan operasi gabungan pada Sabtu (25/12), bekerjasama dengan negara bagian lain, untuk mengerahkan sumber daya manusia (SDM), pesawat dan peralatan, serta memberi bantuan kepada warga yang terimbas banjir.
"Kami melakukan mobilisasi penuh, melakukan segala upaya untuk memberikan bantuan yang diperlukan oleh para korban hujan lebat di Bahia pada Hari Natal ini," kata gubernur negara bagian, Rui Costa, dalam pesan video.
Banjir dan isu lalu lintas dilaporkan di 17 jalan. Sebagian di antaranya disebabkan oleh tanah dan batu longsor, kata menteri infrastruktur negara bagian itu.
Curah hujan bulan Desember di Ibu Kota Bahia, Salvador, mencapai 250mm (milimeter) hingga Jumat (24/12). Angka itu lima kali lebih tinggi dari rata-rata, kata para pejabat kota.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1612 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1475 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1218 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah