Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Rusia Ungkap Video Komandan Armada Yang Diklaim Ukraina Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Pertahanan Rusia menampilkan video yang menunjukkan komandan Armada Laut Hitam, Laksamana Viktor Sokolov berpartisipasi dalam rapat, Selasa (26/9).
Baca juga:
Alasan Arab Saudi Ingin Punya Nuklir
Video tersebut muncul setelah Pasukan Operasi Khusus Ukraina mengklaim Sokolov tewas dalam serangan di markas militer Sevastopol pada Jumat pekan lalu.
Dalam video tersebut, seorang pria mirip Sokolov tampak mengikuti pertemuan dengan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu dan para pemimpin militer Rusia lainnya melalui konferensi video.
Pita nama di seragamnya bertuliskan Sokolov V. N. dan layarnya menunjukkan huruf Sirilik "??", singkatan dari Armada Laut Hitam. Ia tampak sehat.
Namun, belum bisa dipastikan bahwa orang tersebut adalah Sokolov. Termasuk kapan pertemuan itu terjadi atau di mana videonya direkam.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov sebelumnya menolak mengomentari klaim Ukraina bahwa Sokolov telah terbunuh.
"Belum ada informasi dari Kementerian Pertahanan. Ini sepenuhnya merupakan urusan mereka dan kami tidak bisa mengatakan apa pun di sini," kata Peskov.
Setelah video tersebut dirilis, Pasukan Operasi Khusus Ukraina mengatakan melalui Telegram bahwa mereka "mengklarifikasi" informasi yang diterima tentang Sokolov.
"Sumber yang ada mengklaim bahwa Komandan Armada Laut Hitam termasuk di antara korban tewas. Banyak yang belum teridentifikasi karena terfragmentasinya pecahan tubuh," kata pasukan khusus tersebut.
Sebelumnya, Pasukan khusus Ukraina menyebut komandan Armada Laut Hitam Rusia tewas dalam serangan rudal Kyiv di Sevastopol.
"Setelah serangan yang menargetkan markas besar Armada Laut Hitam, 34 pejabat Rusia tewas, termasuk komandan Armada Laut Hitam [Laksamana Viktor Sokolov]. [Sebanyak] 105 orang lainnya terluka," bunyi pernyataan pasukan khusus Ukraina di Telegram seperti dikutip Reuters, Senin (25/9).
Tidak diketahui bagaimana Kyiv menghitung jumlah korban tewas dan terluka akibat serangan tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1612 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1539 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1218 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah