Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Satgas Penanganan Covid-19 Terima Bantuan dari Yayasan BUMN
BERITABALI.COM, BULELENG.
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Buleleng, Bali menerima bantuan dari Yayasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Untuk Indonesia dalam rangka perawatan pasien Covid-19.
Bantuan diterima langsung oleh Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 yang juga Sekda Buleleng Gede Suyasa di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Kamis (2/9).
Ditemui usai menerima bantuan, Suyasa menjelaskan bantuan yang diterima berupa alat setara ventilator dan konsentrator oksigen. Dua alat tersebut sempat sangat dibutuhkan saat puncak jumlah kasus terjadi di Buleleng. Khususnya untuk menangani pasien yang mengidap gejala Covid-19 sedang dan berat. Oleh karena itu, bantuan ini meringankan beban dalam upaya menangani pandemic Covid-19.
“Saya mewakili satgas dan pemerintah daerah menyampaikan terima kasih atas apa yang telah disumbangkan. Sebelumnya, juga sudah memberikan bantuan namun berhubungan langsung dengan Direktur RSUD Buleleng,” jelasnya.
Keperluan akan alat-alat medis seperti oksigen ini sangat ditentukan oleh jumlah kasus. Jika kasus penyebaran melandai, kekurangan pasokan tidak terjadi. Namun sebaliknya, jika kasus penyebaran mencapai puncaknya seperti yang terjadi pada akhir bulan Juli dan awal bulan Agustus 2021, tentu sangat kurang.
“Karena di situasi melandai, sepertinya cukup. Semoga kedepannya terus melandai sampai di bawah lima persen. Tentu akan cukup,” ucap Suyasa.
Suyasa pun mengatakan, ke depan bantuan ini tidak hanya khusus untuk penanganan Covid-19. Ada beberapa penyakit infeksi yang membutuhkan bantuan pernafasan ringan maupun sedang. Jika dibutuhkan, alat yang disumbangkan ini bisa digunakan.
“Ada TBC, penyakit paru, dan asma. Alat tersebut masih sangat dibutuhkan,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Yayasan BUMN Untuk Indonesia Harjawan Balaningrath menyebutkan sebanyak lima unit konsentrator oksigen dan satu unit High Flow Nasal Cannula (HFBC). HFBC setara dengan dengan alat ventilator. Seluruh bantuan tersebut untuk penanganan Covid-19 dengan gejala sedang dan berat. Selain itu, bantuan masker medis dan kain sebanyak 7.000 set. Sebelumnya, bantuan juga sudah diberikan melalui RSUD Buleleng.
“Mulai dari awal-awal pandemi kami kirimkan APD, masker, Face Shield sampai kita juga pernah memberikan bantuan kantong jenazah,” sebutnya.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1534 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1155 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1005 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 883 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah