Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Seorang Pria Habisi Mantan Suami Istrinya, Diduga Soal Harta Gono Gini
BERITABALI.COM, NTB.
Kasus penganiayaan terjadi di Desa Sangia, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, NTB sekitar pukul 13.40 WITA, Rabu (16/6).
Korban Muhamad Ali (36 tahun) warga Desa Simpasai, Kecamatan Lambu, Bima diduga dibacok BA alias Bigon (34 tahun) warga Desa Bugis, Kecamatan Sape.
Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian punggung sebelah kiri. Diduga, motif penganiayaan tersebut terkait pembagian harta gono gini antara korban dengan mantan istri korban yang sekarang menikah dengan pelaku.
Kronologisnya, korban saat itu pulang dari gelanggang sabung ayam di Desa Sangia berboncengan dengan rekannya Suarifudin. Tiba-tiba di tengah jalan korban dihadang pelaku dan langsung membacok korban dengan menggunakan parang.
Setelah itu pelaku kabur dan meninggalkan korban bersimbah darah. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Sape untuk mendapat pertolongan medis. Karena lukanya serius, korban dirujuk ke RSUD Bima.
Kasi Humas Polres Bima Kota, Iptu Jufrin Rama membenarkan kejadian tersebut. "Korban meninggal saat dirawat di RSUD Bima karena lukanya cukup serius," ujarnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Ia meminta kepada pelaku untuk menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Untuk motifnya masih kami dalami," tandasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1177 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 917 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 749 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 685 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik