Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswa SMA di Gianyar Dipukul Pemotor di Lampu Lalu Lintas

Selasa, 4 Januari 2022, 18:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Siswa SMA di Gianyar Dipukul Pemotor di Lampu Lalu Lintas.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Diduga terjadi kesalahpahaman, siswa SMA di Gianyar, inisial Kadek A, 17, dipukul oleh pemotor Honda Scoopy. Kejadian berlangsung saat pemotor baju merah dan siswa sama-sama berkendara Jalan Ngurah Rai Gianyar dari arah Barat ke Timur.

Menurut pengakuan Kadek A, 17, dia hendak berangkat sekolah. Saat berhenti di traffic light Simpang DPRD Gianyar, tiba-tiba dipepet motor jenis Scoopy Putih berplat DK 2366 ACE. Pengendaranya, seorang pria berbaju merah yang membonceng wanita itu langsung mencak-mencak. 

"Melihat dia marah tak jelas, saya langsung minta maaf. Tapi dia terus marah," ujar Kadek. 

Karena lampu hijau, Kadek belum berani beranjak karena pria itu terus memakinya. Hingga lampu merah kedua menyala, dia bergeser hingga di bawah lampu. Di bawah lampu merah, pria berbaju merah itu main pukul dan menendang.  

Belum puas, pria ini terus membuntuti sambil memepet Kadek yang sedang menuju sekolahnya. Tiba di lampu lalu lintas Simpang Alun-alun pria yang tak dikenal itu malah kembali memepet. 

Mengetahui dirinya terancam, Kadek mengaku menjaga jarak untuk menghindari jika pria itu main pukul lagi. Karena memakai helm, Kadek pun mengaku tidak mengalami luka atas kejadian itu.

Orang tua siswa, I Nyoman Astana membenarkan jika anaknya jadi korban pemukulan di jalan raya. Guna memastikan kronologisnya, Astana langsung menelusuri kejadian itu. 

"Saya hanya ingin melihat gambaran kronologisnya. Kalau anak saya salah, kami tentu akan meminta maaf kepada bapak ini. Tapi sangat Saya sayangkan ini  sampai melakukan pemukulan. Ini tindak Pidana namanya," terang advokat itu.

Astana juga meminta itikad baik bagi pemukul anaknya. "Tidak menutup kemungkinan kita akan adukan ke aparat hukum. Saksi dan rekaman sudah kami kantongi," pungkasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami