Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 1 November 2026
Sri Lanka Resmikan Kebun Ganja untuk Ekspor ke AS
Jumat, 15 September 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Kolombo. Kebun ganja perdana bakal diresmikan di Srilangka untuk memasok pasar obat tradisional dan ekspor ke Amerika Serikat (AS).
Menteri Kesehatan Rajitha Senaratne pada Rabu (13/9/2017), mengatakan bahwa kebun ganja seluas 40 hektare, yang dapat memproduksi lebih dari 25 ton ganja per tahun dan berada di bawah perlindungan militer, akan menjamin pasokan ganja berkualitas tinggi.
[pilihan-redaksi]
"Banyak praktisi pengobatan tradisional mengeluhkan bahwa mereka kesulitan memperoleh ganja berkualitas tinggi," ujar Senaratne kepada awak media.
"Ganja berkualitas merupakan bahan baku penting dalam peracikan obat tradisional".
Ia mengatakan pasar obat tradisional saat ini bergantung pada ganja hasil sitaan pengadilan.
"Saat praktisi pengobatan tradisional memperoleh ganja, ganja tersebut sudah berusia sekitar empat hingga lima tahun dan kehilangan khasiatnya," ujar Senaratne.
Ia mengatakan pemerintah Sri Lanka berencana mengekspor surplus dari kebun ganja di Ingiriya, 60 kilometer tenggara Kolombo.
"Saya mendengar permintaan dari pasar AS dan beberapa negara lain sangat tinggi. Ganja digunakan oleh industri farmasi dalam pembuatan penghilang rasa sakit."
Meski dmeikian perlu diketahui bahwa kepemilikan ganja dan penggunaan sebagai rokok ilegal di Sri Lanka, demikian AFP. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026