Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Temuan Bayi di Teras Rumah Gegerkan Warga
BERITABALI.COM, NTB.
Warga Dusun Punik, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur (Lotim) digegerkan dengan adanya penemuan bayi laki-laki yang dibuang oleh orang tuanya di teras rumah salah satu warga setempat.
Berdasarkan keterangan dari saksi Makrifat kepada anggota Polsek Masbagik, bayi tersebut ditemukannya pada malam hari sekitar pukul 01.00 WITA, Jumat (6/8).
Awalnya Makrifat sedang berada di dalam rumahnya, namun ia terkejut ketika mendengar suara tangisan bayi di teras depan rumahnya.
Penasaran dengan suara tersebut, Makrifat akhirnya memberanikan diri untuk mencari tahu sumber suara tangisan itu.
Setelah membuka pintu rumah, ia menemukan kotak kardus yang tergeletak di depan rumahnya. Namun Makrifat takut membuka kardus tersebut, akhirnya ia langsung memanggil Kepala Wilayah Punik dan Inaq Jumaiyah.
"Ia menemukan satu kotak kardus dan kantong plastik berwarna hitam, ternyata di dalamnya ada bayi,” ucap AKP Zainudin Basri, Kapolsek Masbagik, Sabtu (7/8).
Setelah ditemukan adanya bayi di dalam kardus, Kawil Punik langsung membawanya ke Polindes Lendang Nangka untuk di cek kesehatannya, dikarenakan bayi yang ditemukan masih dalam kondisi hidup.
Setelah dicek kesehatannya, bayi tersebut diperkirakan lahir baru sekitar empat hari. Bayi laki-laki dengan berat 2,7 kilogram, dengan panjang 48 cm dalam kondisi sehat. Bayi tersebut kini sudah diserahkan ke Dinas Sosial Lombok Timur.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1190 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 927 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 758 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 692 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik