Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Turis Australia Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Legian

Minggu, 12 April 2026, 21:38 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Turis Australia Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Legian.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Kabar duka datang dari kawasan wisata Legian, Kuta. Seorang wisatawan asal Australia ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang sebuah hotel di Jalan Sahadewa, Sabtu 11 April 2026 sore.

Korban diketahui berinisial NWC (74). Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kasi Humas Polresta Denpasar, I Gede Adhi Saputra Jaya, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian korban bersama istrinya baru kembali dari Pantai Kuta.

Setibanya di hotel, korban mengaku merasa senang dan berniat untuk berenang. Ia kemudian menuju kolam renang dan langsung masuk ke air.

Beberapa menit kemudian, istri korban, VLC (71), mengambil handuk di sekitar kolam. Namun, ia tidak menyadari bahwa suaminya yang sebelumnya berenang tiba-tiba tidak muncul ke permukaan.

"Istrinya mengira korban hanya bercanda, tapi tidak kunjung terlihat naik ke permukaan. Sehingga istrinya panik dan mengambil spon noodle untuk memukul air, namun korban belum muncul ke permukaan," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH, MH, pada Minggu 12 April 2026.

Menyadari situasi tersebut, sang istri langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar oleh tamu hotel lainnya berinisial CJR (73), yang kemudian bersama pegawai hotel membantu proses evakuasi.

"Para saksi lalu membantu mengevakuasi dari dalam kolam ke pinggir," sebutnya.

Setelah berhasil diangkat ke pinggir kolam, korban segera diberikan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP). Pihak hotel juga segera menghubungi tim medis dari Puskesmas Kuta II.

Sekitar pukul 17.45 WITA, tim medis tiba di lokasi dan melanjutkan upaya penyelamatan dengan pemberian oksigen serta penggunaan alat kejut jantung (AED). Namun, korban tidak menunjukkan respons.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban tidak memiliki denyut nadi dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi,” ungkapnya.

Petugas dari kepolisian kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami