Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Turis Jerman Tewas di Vila Sanur, Diduga Tersetrum Water Heater

Rabu, 27 Mei 2026, 20:29 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Turis Jerman Tewas di Vila Sanur, Diduga Tersetrum Water Heater.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang wisatawan asing asal Jerman berinisial PP (53) ditemukan meninggal dunia di kamar mandi vila tempatnya menginap di kawasan Jalan Kutat Lestari, Gang Pelanggi Nomor 14, Desa Sanur Kauh, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (25/5/2026) sore.

Korban ditemukan dalam kondisi tubuh kaku dengan posisi menyerupai orang sujud. Polisi juga menemukan luka bakar di bagian punggung korban yang diduga akibat sengatan listrik dari water heater di kamar mandi vila tersebut.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari istri korban berinisial YP (54), warga asal Thailand, untuk mengungkap penyebab kematian korban.

Menurut keterangan saksi, saat kejadian pasangan tersebut sedang mandi sekitar pukul 17.40 Wita. Setelah selesai mandi, saksi keluar lebih dahulu dari kamar mandi, sementara korban masih berada di dalam.

Namun beberapa saat kemudian, korban tak kunjung keluar sehingga saksi merasa curiga dan kembali memeriksa ke kamar mandi.

Saksi pun terkejut melihat korban dalam posisi seperti sujud dan sudah tidak bergerak. Korban sempat dipanggil berulang kali, namun tidak memberikan respons.

YP kemudian keluar vila untuk meminta bantuan warga sekitar. Bersama warga, korban dievakuasi dari kamar mandi dan dipindahkan ke tempat tidur sambil menunggu petugas BPBD Kota Denpasar datang ke lokasi.

Selanjutnya korban dibawa ke RSD Bali Mandara Sanur. Setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bekas kulit korban pada selang shower kamar mandi. Selain itu, ditemukan pula luka bakar di bagian punggung korban tanpa adanya tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga korban meninggal akibat tersengat listrik yang dipicu korsleting pada water heater.

"Diduga kuat korban terkena setrum listrik di Water Heater," pungkas Iptu Gede Adhi, pada Rabu 27 Mei 2026.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami