Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Uji Coba, Shortcut Singaraja-Mengwitani Dibuka Selama Liburan Akhir Tahun
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dengan rampungnya shortcut antara Batas Kota Singaraja dan Mengwitani di titik 3-4 dan 5-6 maka masyarakat yang menggunakan kendaraan ringan dan sepeda motor akan dapat menikmati jalan selama 4 hari selama uji coba yakni mulai 30 Desember 2019 hingga 2 januari 2020.
Ahmad Subki, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, mengatakan dibukanya jalan shortcut di titik 3-4 dan 5-6 ini setidaknya juga akan mengurangi lalu lintas yang padat ke destinasi wisata selama liburan.
"Untuk sementara uji coba kendaraan ringan dulu dan sepeda motor.
Setelah dilakukan uji akan dibuka untuk umum. Diberi waktu empat hari untuk masa uji coba dari tanggal 30 Desember 2019 sampai 2 Januari 2020. Jadi kira-kira empat hari lah. Terus tindak lanjutnya dalam proses layak uji jalan paling lama satu minggu lah," jelasnya di sela-sela acara peresmian jalan shorcut di titik 3-4 dan 5-6 antara batas kota Singaraja dan Mengwitani pada Senin (30/12/2019) di Singaraja.
Dikatakan dengan selesainya shortcut 3-4 dan 5-6 akan memangkas waktu tempuh dari batas kota Singaraja sampai Mengwitani yang dulunya membutuhkan 2 jam 30 menit saat ini bisa menjadi 1 jam 36 menit. Atau, lanjutnya, selama ini rata-rata terlebih di musim liburan kendaraan yang padat hanya bisa melintasi dengan kecepatan 20 km/jam, maksimal 30 km/jam.
"Setelah ada shortcut ini diharapkan lebih lancar. Kecepatan yang bisa dilintasi minimal 50 km/jam," sebutnya sembari menambahkan setidaknya dengan adanya shortcut kendaraan selama liburan akan mengurangi kemacetan.
Disebutkan untuk shortcut titik 5 menggunakan dua lajur dimana terdapat jembatan sepanjang 120 meter yang memiliki berat maksimum sampai 10 ton. Untuk perencanaan
titik selanjutnya yakni 7-8 dan 9-10 Ahmad mengungkapkan untuk 7 dan 8 rencananya dilakukan pda tahun 2020 dan saat ini sedang proses penyempurnaan desain.
"Awal Januari sudah masuk tender. Terutama yang shortcut 7 a, b, dan c Januari sudah masuk pengumuman lelang.
Keseluruhannya tergantung sejauh mana percepatan lahan. Kalau desain sudah hampir selesai semua, tinggal masyarakat bahu-membahu menyelesaikan proses pembebasan lahannya biar konstruksinya cepat dimulai oleh kita," pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan pihaknya memang sengaja meminta Balai Jalan mempercepat proses pengerjaannya sampai tanggal 30 Desember. Hal ini karena dipastikan jalur menuju Bedugul dan tempat objek wisata lainnya sangat padat pada saat akhir dan awal tahun mendatang.
"Kebetulan ini hari baik jadi saya meminta sekaligus upacara melaspas dengan acara adat Bali. Dan juga dimungkinkan untuk diresmikan agar segera memperlancar arus lalin Denpasar-Singaraja-Denpasar," ungkapnya, kendati sebelumnya harus melalui uji kelayakan, hal ini terpaksa dibuka sementara atas izin Kepala Balai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1612 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1477 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1218 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1062 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah