Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Usaha Suling Daun Cengkih di Gitgit Dihentikan Satpol PP
BERITABALI.COM, BULELENG.
Satpol PP Buleleng menghentikan aktivitas usaha penyulingan daun cengkih kering milik Ketut Mara di Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Tindakan ini diambil karena usaha itu melanggar Peraturan Bupati Nomor 61 Tahun 2012, tentang Penutupan Investasi di Bidang Usaha Industri Penyulingan Daun Cengkih.
Kepala Satpol PP Buleleng, Gede Arya Suardana dikonfirmasi Jumat (11/4) mengatakan, usaha ilegal ini dilakukan Ketut Mara sejak dua tahun terakhir. Pembinaan sejatinya sudah dilakukan setahun yang lalu, saat usahanya beroperasi di wilayah Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada.
Alih-alih menghentikan kegiatannya, Ketut Mara justru memindahkan usahanya ke Desa Gitgit. Hal ini lantas membuat petani cengkih di desa setempat geram. Pasalnya, pengambilan daun cengkih kering untuk disuling ini memicu serangan Jamur Akar Putih (JAP) di perkebunan cengkih mereka, hingga menimbulkan gagal panen.
"Kami menindaklanjuti keluhan petani. Kali ini usahanya kami berhentikan dulu. Sifatnya sementara, sampai ada izin usaha yang legal," tegas Suardana.
Bila ke depan Ketut Mara kembali berulah, Suardana menyebut pihaknya akan mengambil tindakan tegas, berupa penyegelan. Agar tidak kehilangan mata pencaharian, sesuai Perbup Nomor 16 Tahun 2012 Pasal 4, pengusaha disarankan untuk menggunakan bahan baku lain seperti delem atau sereh merah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1065 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 848 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 672 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 623 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik