Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Usai Divaksin, Sejumlah Warga Selat Karangasem Alami Gejala Kelelahan Hingga Demam
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sejumlah warga di Kecamatan Selat mengalami keluhan seperti kelelahan, nyeri badan hingga demam usai mendapatkan vaksinasi Covid-19 pada Selasa (11/05/2021).
Informasi yang diperoleh, kebanyakan warga mengaku merasa kelelahan usai menerima suntikan vaksin AstraZeneca tersebut. Tak hanya itu, beberapa diantaranya juga mengaku meriang pada malam hari usai mendapat suntikan dan beberapa diantaranya mengaku mengalami gejala demam.
"Ya malamnya saya meriang, dan sekarang badan terasa letih seperti habis kerja berat," ujar Kadek Widi salah seorang warga di Kecamatan Selat.
Sementara itu, terkait dengan sejumlah keluhan tersebut, Kepala Puskesmas Selat, dr. I Gusti Lanang Putu Udiyana dikonfirmasi pada Rabu (12/05/2021) menjelaskan bahwa reaksi tersebut memang wajar terjadi setelah menerima suntikan vaksin jenis AstraZeneca.
"Reaksi seperti itu memang wajar dari vaksin jenis Astrazeneca ini, setelah divaksin cenderung mengalami demam, nyeri badan dan sakit kepala, reaksi ini biasanya akan hilang setelah 12 jam atau 2 sampai 3 hari setelah divaksin," ujarnya.
Oleh sebab itu, ia menyarankan setelah menerima suntikan vaksin jenis ini, penerima vaksin sebaiknya beristirahat serta banyak minum air putih agar sistem antibody di dalam tubuh bisa bekerja secara maksimal. Selain itu, jika muncul gejala demam agar mengonsumsi obat penurun panas.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1528 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1149 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 999 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 881 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah