Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Wanita Ini Poninya Dimakan Marmot, Sisanya Tinggal Separuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita bernama Gara Sullivan curhat di TikTok poninya yang dimakan oleh marmot kesayangannya. Gara mengatakan, ia kerap tidur dengan hewan itu, terutama jika dalam keadaan mabuk.
Situasinya berbeda ketika penata rias itu pulang merayakan hari Thanks Giving dan sedikit mabuk. "Jadi kadang ketika mabuk, saya mengeluarkannya dan tidur dengannya di lantai, saya tahu gila."
Gara kemudian membagikan foto dirinya dengan marmotnya Gabby, yang memiliki bulu lebih sedikit daripada kebanyakan guinea pig karena dia adalah babi yang kurus.
Gabby memiliki rambut di moncong, tangan dan kaki mereka, tapi sebagian besar tidak berbulu.
"Jadi pada hari Thanksgiving saya bangun untuk buang air kecil dan melihat sekilas diri saya di cermin. Dia sudah makan poni saya."
Gara yang marah kemudian menunjukkan foto-foto poni barunya yang mencuat. Gara menemukan potongan pinggirannya di lantai. "Dia bahkan tidak memakan rambutnya, dia hanya menggigitnya."
Warganet yang terhibur langsung membanjiri komentar video gara dan menulis jika babi guinea miliknya hanya sedikit iseng dan kreatif. "Dia ingin kamu terlihat seperti dia."
Sementara yang lain memberi tahu Gara bahwa hewan itu sering memotong rambut satu sama lain untuk menjaga bulu dari mata mereka sehingga dapat melihat lebih baik. Yang lain menjuluki Gabby si 'tukang cukur tengah malam.'(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1606 Kali
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1417 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1214 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1059 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah