Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Sakit di Nusa Penida Terkendala Tidak Ada Ambulans Laut

Sabtu, 8 Januari 2022, 10:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Warga Sakit di Nusa Penida Terkendala Tidak Ada Ambulans Laut.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Pemerintah Kabupaten Klungung tak memiliki ambulans laut. Kondisi ini menjadi salah satu keterbatasan akses perawatan pasien dari Nusa Penida menyeberang ke Denpasar maupun Klungkung daratan.

Seperti dialami pasien RS Gema Santi atas nama Ketut Budriani (26) asal Banjar Salang Desa Batukandik, Nusa Penida yang dievakuasi secara darurat. Untuk menyeberang, dia harus ditandu menuju boat untuk dirujuk ke Klungkung daratan dari Nusa Penida. 

Pasien terpaksa ditaruh di lantai karena boat penumpang tersebut tidak memiliki fasilitas untuk mengangkut pasien.
 Pengadaan ambulans laut telah diusulkan Anggota Komisi III DPRD Klungkung Wayan Widiana yang membidangi Keuangan, Pendidikan dan Kesehatan. 

Kader Partai Gerindra ini sudah berkali-kali mendorong agar Pemkab Klungkung memprioritaskan ambulans laut. 
Pada saat kejadian, Widiana secara langsung membantu pasien tersebut yang harus diseberangkan dari Nusa Penida menggunakan boat penumpang. 

"Sebelumnya, kita di Fraksi Gerindra juga membantu ibu asal Nusa Penida yang mau melahirkan pas sehari sebelum Nyepi. Sampai biaya boat kita biayai untuk Carter. Setelah itu baru Bupati MoU dengan RS swasta untuk Ambulance laut," sebutnya dikutip dari akun sosmed Gerindra Klungkung. 

Kata dia, MoU ambulans laut dengan salah satu RS swasta di Klungkung belum dirasakan manfaatnya untuk masyarakat. 
"Informasi yang kami dapat mesin ambulans laut milik swasta itu sering mati sehingga tidak bisa melayani pasien yang harus dirujuk ke RSUD Klungkung," ujarnya.

Dia berharap secepatnya pengadaan ambulans laut milik Pemkab Klungkung bisa terwujud. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dps



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami