Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Pengendara Alami CKB, Satu Diantaranya Tewas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa, satu orang tewas akibat CKB (Cedera Kepala Berat, Red), sedangkan pengendara lainnya masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Kertha Husada Singaraja, lantaran keduanya terlibat tabrakan adu jangkrik.
Peristiwa laka lantas di lintasan Jalan Singaraja Tejakula, tepatnya di jalan Desa Julah Kecamatan Tejakula mengakibatkan I Wayan Merta Yasa, warga Desa Julah tewas saat dibawa ke Rumah Sakit Kertha Husada Singaraja akibat cedera kepala berat dan pendarahan pada hidung serta mulut.
Sedangkan Made Widiarta, warga Desa Tejakula hingga Rabu (9/1) masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Kertha Husada akibat Cidera Kepala Berat dan luka robek pada bagian wajah dan badan.
Kanit Laka Sat Lantas Polres Buleleng, Ipda. Putu Ardana mengungkapkan, peristiwa laka lantas hingga mengakibatkan korban jiwa itu akibat benturan adu jangkrik, “kedua sepeda motor dari arah berlawanan, saat itu korban I Wayan Merta Yasa yang mengendarai sepeda motor DK 2119 VU dari arah barat sedangkan lawannya Made Widiarta dengan sepeda motor DK 3791 QZ melaju dari arah berlawanan,” paparnya.
Dari hasil olah lokasi peristiwa dan pemeriksaan sejumlah saksi menyebutkan, laka lantas adu jangkrik tersebut diakibatkan kurang hati-hatinya Made Widiarta yang mengendarai sepeda motor mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai Wayan Merta Yasa.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 542 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 434 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 417 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 413 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik