Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




RSUD Giri Asih Mulai Beroperasi, Bupati Badung Targetkan Jadi Rujukan Internasional

Rabu, 6 Mei 2026, 09:32 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/RSUD Giri Asih Mulai Beroperasi, Bupati Badung Targetkan Jadi Rujukan Internasional.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan anggota Ni Luh Putu Sekarini beserta sejumlah pimpinan perangkat daerah meninjau kesiapan operasional RSUD Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan RSUD secara keseluruhan, baik sarana prasarana, alat kesehatan, hingga kesiapan sumber daya manusia dari jajaran RSUD Giri Asih.

Ditemui usai peninjauan, Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa inspeksi ini dilakukan karena per 30 April 2026 izin operasional RSUD Giri Asih telah terbit setelah melewati izin SLF (Sertifikat Laik Fungsi). Dengan terbitnya izin tersebut, RSUD Giri Asih sudah mulai beroperasi, namun masih terbatas pada layanan darurat dan belum dapat melayani BPJS.

Dalam tiga bulan ke depan, pihak RSUD bersama Dinas Kesehatan akan menjalani proses akreditasi. Layanan BPJS ditargetkan baru dapat berjalan pada Oktober mendatang sehingga seluruh layanan rumah sakit dapat diakses masyarakat secara penuh.

Khusus masyarakat Badung, Pemkab juga menyiapkan layanan tambahan melalui program Nak Badung Sehat.

"Secara teknis rumah sakit sudah siap, memang layanan rumah sakit belum bisa melayani BPJS. Tetapi kalau ada sifatnya emergency itu bisa dilayani dengan BPJS. Dalam tiga bulan kedepan akan dilakukan proses akreditasi yang dilanjutkan kerjasama dengan BPJS, termasuk juga di RSUD Suwiti yang di Petang," terangnya.

Bupati juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan dari seluruh jajaran rumah sakit, mulai dari direktur hingga tenaga medis.

"Tidak lagi ada pengaduan-pengaduan menyangkut masalah layanan, kamar, keramah tamahan dan penunjang lainnya. Kami ingin rumah sakit ini benar-benar menjadi rumah sakit rujukan terbaik, tidak hanya untuk Bali, bila perlu international," terang Bupati.

Menurutnya, sebagai daerah pariwisata, Badung sangat membutuhkan fasilitas kesehatan yang berkualitas. Layanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung, sekaligus membuka peluang pengembangan medical tourism.

"Direktur dan jajarannya agar fokus, apabila ada hal-hal yang perlu dipersiapkan silahkan koordinasi dengan Kadiskes, tentu saya akan siap mensupport. Kedepan kami akan mengembangkan rumah sakit ini sebagai bagian dari master plan," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Giri Asih dr. Ni Luh Ketut Ayu Ratnawati menyatakan pihaknya siap melayani pasien seiring terbitnya izin operasional. Kesiapan tersebut didukung oleh sumber daya manusia, peralatan medis, serta anggaran yang memadai.

Ia menjelaskan bahwa dalam tiga bulan awal operasional, rumah sakit akan membuka layanan untuk mengumpulkan data rawat inap, IGD, dan tindakan operasi sebagai syarat pengajuan akreditasi. Setelah itu, RSUD Giri Asih akan menjalin kerja sama dengan BPJS agar dapat melayani masyarakat Badung secara menyeluruh.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Badung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami