Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Puluhan Karyawan Nikia Keracunan Pindang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
7 orang karyawan Perusahaan Perak Nikia di Desa Batubulan, Sukawati, Minggu (16/3) dirawat di Rumah Sakit Premagama, Batubulan. Mereka dirawat intensif di ruang Setyawati III dan IV serta ruangan Pule akibat keracunan makan ikan pindang (tongkol, red).
Adapun nama-nama yang dirawat tersebut diantaranya Ni Ketut Diarningsih (18), Ni Komang Sunarti (28) I Made Supartha (28), Kadek Norma (32), Jero Soka (43), Desak Putu Asih (30) dan I Ketut Sri (17). "Saya tak mengerti kemarin saya membeli ikan tongkol di Pasar Badung, kemudian kami memasaknya bersama-sama, tiba-tiba perut kami terasa ditusuk sakit sekali," kata Diarningsih, wanita asal Kubu, Karangasem ini ketika dikonfirmasi di Rumah Sakit Premagama.
Lebih jauh, wanita yang baru satu bulan bekerja sebagai karyawan perak tersebut mengaku dirinya tak sadar, dan tiba-tiba sudah berada di rumah sakit. "Kepala kami pusing, tiba-tiba, sudah berada di rumah sakit," ungkapnya sambil membenahi infusnya. Sementara itu, disisi lain Dirut Premagama, Dr I Wayan Gde Arimbawa membenarkan kalau pihaknya merawat pasien yang keracunan akibat pindang.
"Kini mereka sudah baikan, kami lakukan perawatan secara intensif," jelasnya. Lebih jauh, Arimbawa menjelaskan sejak kemarin sekitar 40 orang karyawan Nikia keracunan, akan tetapi karena beberapa diantaranya kondisinya sudah membaik, akhirnya dokter mengijinkan mereka pulang.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 542 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 434 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 417 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 413 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik