Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Polisi Obok-Obok Lokalisasi Bungkulan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Lokalisasi Bungkulan di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan ‘diobok-obok’ Tim Gabungan dari Polres Buleleng dan Polsek Sawan dalam operasi pekat agung 2008. hasilnya delapan pelaku prostitusi diamankan polisi, termasuk para konsumen PSK. Operasi Pekat Agung 2008 yang dipimpin Kasat Samapta Polres Buleleng, AKP. A.A Gede Rai Laba bersama Kapolsek Sawan, AKP. Ketut Naya hingga Jumat (4/4) di lokalisasi prostitusi Desa Bungkulan berhasil menciduk dan menggelandang dua mucikari, tiga pekerja seks komersil atau PSK dan tiga hidung belang sebagai konsumen para PSK.
Kasat Samapta Rai Laba mengungkapkan, dalam penanganan penangkapan para pelaku prostitusi itu dilakukan secara terpisah. “Beberapa diantaranya di proses di Mapolsek Sawan seperti tiga PSK dan para hidung belang, sedangkan di Sat Reskrim Polres Buleleng, kita serahkan para mucikarinya,” ujarnya. Delapan pelaku prostitusi yang diamankan dari Warung ABG Bungkulan dan Wisma Goa Lolik Bungkulan, diantaranya, Putu Sukarai (39) dan Putu Suryawan alias Kerok (45) sebagai mucikari, sedangkan tiga PSK diantaranya, Yulianti (38) dari Banyuwangi, Ayu Wandira (38) dan Dewi (27) dari Bondowoso, sementara, tiga lelaki hidung belang yang juga digelandang polisi dalam operasi Pekat Agung tersebut diantaranya, Wayan Sadiana (38), Komang Ruwi (45) dan Made Suastana (31), ketiganya berasal dari Buleleng Timur.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1024 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 821 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 639 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 601 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik