Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
BPS : Kenaikan BBM Tak Pengaruhi Kunjungan Wisman
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Pusat Statistik (BPS) menilai kenaikan harga BBM di Indonesia tak akan berpengaruh pada kunjungan wisatawan mancanegara atau asing ke Indonesia dan juga Bali.
“Kenaikan BBM tidak akan berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan asing ke Indonesia. Saya yakin para wisatawan asing tidak akan terlalu ambil pusing dengan urusan kenaikan harga BBM di Indonesia. Mereka lebih mempersoalkan masalah kenyamanan saat berlibur seperti prasarana dan infrastruktur,” kata Kepala BPS, Rusman Heriawan, di Tuban, Selasa (27/05).
Rusman menambahkan, selama masih ada perang tarif, penerbangan yang normal, wisatawan asing tidak akan begitu peduli dengan persoalan kenaikan harga minyak.
“Kenaikan harga minyak baru akan menimbulkan persoalan jika airline (maskapai penerbangan) ikut merasakan dampaknya. Jika biaya operasional airline menjadi tinggi akibat kenaikan harga minyak, baru ini akan menjadi persoalan bagi dunia pariwisata,” jelasnya.
Sampai kapan masalah kenaikan harga minyak ini tidak akan mengganggu dunia pariwisata Indonesia dan juga Bali?
“Hingga 6 bulan ke depan saya kira tidak akan terjadi apa-apa. Saya berharap tidak,” pungkas Rusman. (dev)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun